Share to:

Alexia

Alexia adalah kondisi di mana hilangnya kemampuan membaca yang sudah dimiliki oleh seseorang. Alexia juga dikenal sebagai disleksia yang diperoleh (acquired dyslexia). Disleksia sendiri dikenal sebagai kondisi kesulitan belajar yang menyulitkan individu untuk membaca meskipun kecerdasan yang dimiliki normal dan biasanya ditemukan pada anak usia sekolah. Sedangkan alexia adalah disabilitas yang diperoleh di mana individu yang sebelumnya sudah memiliki kemampuan membaca yang baik, kehilangan kemampuan tersebut yang disebabkan oleh adanya lesi pada bagian otak tertentu.

Alexia dapat menyebabkan masalah minor seperti kesulitan konsentrasi, atau kesulitan untuk membaca tulisan dalam ukuran kecil, sampai masalah besar seperti tulisan yang tiba-tiba terlihat asing.

Penyebab

Alexia hampir selalu disebabkan oleh adanya lesi pada lobus inferior parietal di hemisfer kiri otak. Alexia sering diasosiasikan dengan afasia karena ditemukan adanya hubungan antara tingkat keparahan afasia dengan tingkat keparahan alexia.

Klasifikasi

Kondisi alexia yang dialami individu dikelompokkan menjadi empat kelompok, yaitu: deep alexia, surface alexia, phonological alexia, dan pure alexia

Rehabilitasi

Beberapa penelitian menemukan dua metode yang dapat dilakukan untuk menangani alexia, yaitu: Multiple Oral Rereading (MOR) dan Oral Reading for Language in Aphasia (ORLA). Kedua tindakan memiliki kesamaan yaitu dengan asistensi pembacaan oral sebuah kalimat atau paragraf yang dilakukan berulang-ulang hingga fasih.

Salah satu penderita alexia yang cukup terkenal adalah Howard Engel, seorang novelis berkebangsaan Kanada yang mengalami stroke saat ia tidur pada tahun 2001 dan mengalami alexia. Hal tersebut tentu sangat menghambat Engel terlebih karena profesinya sebagai penulis. Engel mencoba berbagai cara untuk mengembalikan kemampuan membacanya: menggambar huruf di udara, menjejaki huruf dengan jari, dan juga membentuk huruf dengan lidahnya. Metode-metode tersebut cukup efektif bagi Engel karena dia dapat mencapai kemampuan membaca pada level membaca terjemahan film.

Referensi

  1. Multiple Oral Rereading
  2. Acquired Dyslexia
  3. The Writer Who Could Not Read

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Prefix: a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Portal di Ensiklopedia Dunia

Kembali kehalaman sebelumnya