Search Results: Anurophasis
Mengalihkan ke:
Puyuh pegunungan salju
Sabtu, 2026-05-16 17:52:09Sebelumnya spesies ini dianggap sebagai satu-satunya anggota genus Anurophasis, tetapi analisis filogenetika menempatkannya sebagai takson saudara dari...
Click to read more »Burung puyuh
Sabtu, 2026-05-16 17:44:42Coturnix adansonii Puyuh biru asia, Coturnix chinensis Genus Anurophasis Puyuh salju, Anurophasis monorthonyx Genus Perdicula Puyuh semak hutan, Perdicula...
Click to read more »Kabupaten Mimika
Senin, 2026-06-01 03:09:55(Paradigalla carunculata) yang memiliki pesona eksotis serta Puyuh Salju (Anurophasis monorthonyx) yang mampu bertahan hidup di dataran tinggi. Kehadiran burung-burung...
Click to read more »Taman Nasional Lorentz
Kamis, 2025-10-23 20:00:46cendrawasih ekor panjang (Paradigalla caruneulata) dan puyuh salju (Anurophasis monorthonyx). Satwa mamalia tercatat antara lain babi duri moncong panjang...
Click to read more »Phasianidae
Sabtu, 2026-05-16 21:34:20dengan sejumlah marga atau genera. Marga Coturnix (9 spesies) Marga Anurophasis (1 spesies) Marga Perdicula (4 spesies) Marga Ophrysia (1 spesies) Marga...
Click to read more »Perdicinae
Rabu, 2026-05-13 15:05:14Phasianidae Subfamili: Perdicinae Horsfield, 1821 Genera Alectoris Ammoperdix Anurophasis Arborophila Bambusicola Caloperdix Campocolinus Coturnix Dendroperdix...
Click to read more »Daftar nama burung endemik Indonesia
Jumat, 2025-11-21 19:55:59Puyuh-gonggong sumatra - LC Polyplectron chalcurum - Kuau-kerdil sumatra - LC Anurophasis monorthonyx - Puyuh jayawijaya - NT Gallus varius - Ayam-hutan hijau...
Click to read more »Daftar nama burung di Indonesia: Non-Passeriformes
Rabu, 2026-01-28 13:42:19Hitam - VU Coturnix ypsilophora - LC Coturnix chinensis Puyuh Batu - LC Anurophasis monorthonyx Puyuh Jayawijaya - NT Arborophila orientalis Puyuh-gonggong...
Click to read more »Synoicus
Kamis, 2026-04-23 21:53:20genus ini awalnya diklasifikasikan ke dalam Excalfatoria, satu dalam Anurophasis, dan satu lagi dalam Coturnix. Beberapa studi filogenetika menemukan...
Click to read more »









