Share to:

Artokarpin


Struktur senyawa artokarpin

Senyawa artokarpin adalah isoprenil flavon dari genus Artocarpus Pohon dari genus Artocarpus terdiri dari sekitar 50 spesies, dan berasal dari daerah tropis dan subtropis Artokarpin pertama kali diisolasi dari akar A. heterophyllus (nangka), artokarpin telah dilaporkan pada genus Artocarpus lainnya seperti A. altilis, A. chempeden, A. kemando dan A. maingayi.  Baru-baru ini, artokarpin juga telah diisolasi dari A. incisus, A. chama, A. lowii, A. anisophyllus, A. scortechinii, A. odoratissimus dan A. hirsutus.  Artokarpin memiliki rumus molekul C26H28O6 dan struktur 5,7,2',4'-tetrahidroksilasi dengan tiga cincin.  Cincin B memiliki gugus 2',4'-resorsinol dan terdapat gugus metoksi pada C-7 cincin A. Pada C-3 dan C-6 artokarpin terdapat substituen isoprenil[1]. Struktur senyawa artokarpin dapat dilihat pada Gambar.

Isolasi senyawa artokarpin sebelumnya telah diperoleh dari bagian kayu akar A. kemando Miq. yang dilakukan modifikasi dan uji bioaktivitas antibakteri[2], bagian kayu batang A. integer (Thunb.) Merr. sebagai antioksidan[3], bagian kulit batang A. scortechinii King sebagai antioksidan [4], bagian kayu batang A. heterophyllus sebagai sitotoksik terhadap sel P-388[5]. Isolasi senyawa ini pada umumnya melalui tiga tahapan yaitu ekstraksi, partisi dan kromatografi. Ekstraksi adalah proses penarikan suatu zat dengan pelarut. Teknik ekstraksi sangat berguna dalam pemisahan zat organik atau anorganik secara cepat dan bersih, baik yang dilakukan dengan metode analisis makro maupun mikro[6]. Ekstraksi terdiri dari beberapa metode, seperti maserasi, perkolasi, soklet, refluks dan destilasi.  Pemilihan metode ekstraksi tergantung pada sifat bahan dan senyawa target yang akan diisolasi. partisi ekstrak adalah metode yang digunakan untuk memisahkan komponen kimia dari ekstrak menggunakan pelarut yang berbeda polaritasnya.  Ekstrak (metanol, etanol 70%, atau etanol 96%) yang diperoleh masih kasar dan memiliki kandungan yang sangat kompleks, sehingga perlu dilakukan fraksinasi atau partisi cair-cair.  Biasanya, ekstrak metanol atau ekstrak etanol dilarutkan dalam air sampai larut dengan baik. Kemudian dipartisi sesuai tingkat polartitas pelarut mulai dari n-heksana, kloroform, etil asetat, dan butanol[7]. Kromatografi merupakan metode pemisahan penting yang memungkinkan dalam mengidentifikasi, dan pemurnian komponen campuran untuk analisa kualitatif dan kuantitatif.  Empat teknik pemisahan berdasarkan karakteristik molekul dan tipe interaksi menggunakan mekanisme pertukaran ion, adsorpsi permukaan, partisi, dan eksklusi ukuran .

Referensi

  1. ^ Chan, E. W. C., Wong, S. K., Tangah, J., and Chan, H. T. 2018. Chemistry and pharmacology of artocarpin: An isoprenyl flavone from artocarpus species. Sys. Rev.Pharm. 9(1):58–63
  2. ^ Sa’diah, Khalimatus; Yuwono, Suripto Dwi; Qudus, Hardoko Insan; Yandri; Suhartati, Tati (2020-07-01). "Isolation, Characterization, Modification of Artocarpin Compound from Pudau Plant (Artocarpus kemando Miq.) and Bioactivity Antibacterial Assay of Artocarpin Compound and Their Modification Result". IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 537 (1): 012047. doi:10.1088/1755-1315/537/1/012047. ISSN 1755-1307.
  3. ^ Zakaria, M., Soekamto, N. H., Syah, Y. M., and Firdaus. 2017. Isoflavone from Artocarpus integer ( Thunb.) Merr. and the bioactivity of antioxidants. Res. J. Pharm. Biol. Chem. Sci. 8(4):907–912
  4. ^ Arriffin, N. M., Jamil, S., Basar, N., Khamis, S., Abdullah, S. A., Mariam, S., and Lathiff, A. 2017. Phytochemical studies and antioxidant activities of Artocarpus scortechinii King. Rec. Nat. Prod. 11(3):299–303.
  5. ^ Musthapa, I., Hakim, E. H., Syah, Y. M., and Juliawaty, L. D. 2016. Cytotoxic activities of prenylated flavonoids from Artocarpus heterophyllus. J. Eng.Appl. Sci. 11(16):9754–9758.
  6. ^ Aji, A., Bahri, S., dan Tantalia. 2017. Pengaruh waktu ekstraksi dan konsentrasi hcl untuk pembuatan pektin dari kulit jeruk bali (Citrus maxima). Tekno. Kim. Unimal. 6(1):33–44.
  7. ^ Saifudin, A. 2014. Senyawa Alam Metabolit Sekunder Teori, Konsep dan Teknik Pemurnian, Edisi I. Deepublish. Jakarta.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Prefix: a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Portal di Ensiklopedia Dunia

Kembali kehalaman sebelumnya