Share to:

Bank Roh Kudus

Bank Roh Kudus (Bahasa Italia: Il Banco di Santo Spirito; Bahasa Latin: Banco de Spiritus Sanctus) adalah sebuah bank yang didirikan oleh Paus Paulus V pada tanggal 13 Desember 1605. Bank ini merupakan bank nasional pertama di Eropa (sebagai bank Negara Gereja),[1] bank deposit pertama di Roma,[2] dan bank yang beroperasi tanpa henti tertua di Roma hingga bank ini merger pada tahun 1992.[3]

Primo periodo (1605–1923)

Paus Paulus V mendirikan bank ini pada tahun 1605.

Bank ini didirikan oleh Paus Paulus V di gedung Mahkamah Roh Kudus (yang kemudian dikenal sebagai Palazzo del Banco di S. Spirito) pada tanggal 13 Desember 1605.[4] Pembangunan gedungnya dimulai pada tahun 1513 oleh Paus Leo X di tempat yang dikenal dengan julukan "Jalan Perbankan".[5] Bank yang baru didirikan menyediakan suatu sumber pendapatan baru bagi Rumah Sakit Agung Santo Spirito (didirikan tahun 1201),[6] yang kesulitan finansialnya semakin parah sepanjang abad ke-16, dan pada tahun 1607 bank ini mulai mengawasi keuangan rumah sakit tersebut, yang memiliki bank tersebut.[2]

Dari tanggal 20 Februari 1606 hingga t ahun 1923, Bank Roh Kudus menyediakan dana bagi gereja-gereja dan berbagai rumah sakit yang dibangun di Roma, dan untuk tujuan komersial lainnya. Bank ini meminjamkan dananya kepada beberapa proyek pekerjaan umum, termasuk diantaranya proyek saluran air Trajan (dimulai tahun 1608).[6]

Pada tahun 1750, Paus Benediktus XIV, dikenal akan kutukannya pada praktik bunga uang (Vix Pervenit, diumumkan secara resmi pada tanggal 1 November 1745), menata ulang bank ini dan membatasi aktivitas pinjam-meminjamnya. Pada tahun 1786, selama masa keoausan Paus Pius VI, bank ini menjadi salah satu yang pertama yang menerbitkan uang kertas.[7]

Catatan-catatan Bank ini masih tersimpan di Arsip Rahasia Vatikan, namun tidak di Introitus et Exitus, daftar catatan Kamar Apostolik.[8]

1923–92

Pada tahun 1923, Bank Roh Kudus ditata ulang menjadi sebuah perusahaan saham gabungan. Pada tahun 1935, Istituto per la Ricostruzione Industriale (IRI) dari pemerintahan fasis Italia merebut kemudi dari bank ini.

Pada tahun 1930an, para perampok Bank dari Naples yang mencoba untuk menggali masuk ke dalam kamar besi bawah tanah bank ini tidak sengaja menemukan tulang belulang para korban epidemi kolera tahun 1836, yang setelah melalui penyelidikan arkeologi dikenal dengan nama kuburan Fontanelle.[9]

Penggabungan (Merger)

Pada tahun 1992, Bank Roh Kudus - yang sebelumnya telah bergabung dengan Cassa di Risparmio di Roma (didirikan tahun 1836) pada tahun 1989 - bergabung dengan Banco di Roma (didirikan tahun 1880) untuk membentuk Banca di Roma, yang kemudian bergabung dengan bank-bank lain pada tahun 2002 untuk membentuk Capitalia.[10]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Euvino, Gabrielle. 2001. The Complete Idiot's Guide to Italian History and Culture. Alpha Books. ISBN 0-02-864234-1. p. 106.
  2. ^ a b Freiberg, Jack. 1991. "Paul V, Alexander VII, and a Fountain by Nicolò Cordier Rediscovered." The Burlington Magazine 133 (1065): 833-843.
  3. ^ Fodor's Online Travel Guide. 2007. "Touring Old Rome."
  4. ^ (Italia) Piperno, Roberto. "SS. Celso and Giuliano."
  5. ^ Copetas, A. Craig. 1997, April 18. "Travel: Guide Is Key to Italy's Ancient Banks --- `Forma Urbis' Unearths Many Unusual Gems." The Wall Street Journal.
  6. ^ a b Cohen, M. 1994. "Capitalia S.p.A." International Directory of Company Histories 65.
  7. ^ Snodgrass, Mary Ellen. 2003. Coins and Currency: An Historical Encyclopedia. McFarland & Co., Inc. Publishing. ISBN 0-7864-1450-2. p. 317.
  8. ^ Ambrosini, Maria Luisa, and Willis, Mary. 1996. The Secret Archives of the Vatican. Barnes & Noble Publishing. ISBN 0-7607-0125-3. p. 136.
  9. ^ Herling, Gustaw. Trans. Bill Johnston. 2006. The Noonday Cemetery and Other Storie. New Directions Publishing. ISBN 0-8112-1529-6.
  10. ^ Who's Who in Italy. "Banca di Roma."
Kembali kehalaman sebelumnya