Benteng Moraya
Benteng Moraya adalah salah satu objek pariwisata yang terletak di Wilayah Kabupaten Minahasa lebih tepatnya pada Kota Tondano, Kelurahan Roong, Kecamatan Tondano barat. Objek wisata ini dibangun oleh pemerintah sebagai sebuah monumen untuk menjadi Objek Pariwisata yang bertujuan sebagai salah satu aspek untuk menopang kenaikan pendapatan daerah lewat pajak dan nilai investasi di Tondano.[1]
Sejarah
Sejarah dari Benteng ini sebenarnya masih menyimpan banyak sekali misteri seperti peperangan antar suku, maupun antar sekutu dalam usaha memperjuangkan wilayah. Benteng Moraya ini awalnya merupakan tempat berlindung atau bertahan dari serangan musuh, dimana dalam bahasa Tondano yaitu "Dimana mana terdapat genangan darah". Pemberian nama ini dimaksudkan untuk memberikan sebuah gambaran besar mengenai bagaimana kondisi peperangan pada saat itu. [1]
Awal mula Dibangunnya Benteng Moraya
Benteng pertahanan orang Minahasa ini dibangun pada tahun 1554, dimana kala itu Minahasa masih bernama Malesu yang berbatasan wilayah dari Mongondow hingga Siau dan meliputi sembilan sub-etnis didalamnya. Pada masa itu Benteng Moraya menjadi sebuah pertahanan suku malesu ketika melawan suku Mongondow. Dalam perkembangannya Benteng Moraya kemudian dipakai pertahanan orang Minahasa melawan Belanda, Portugis, dan Spanyol yang menjajah saat itu pada Tahun 1661-1809[2]
Sejarah Benteng Moraya dan Perang Tondano
Konon di Benteng Moraya pernah terjadi pertempuran yang sangat hebat antara masyarakat dengan bala tentara Belanda hingga kawasannya pada saat itu berubah seperti lautan darah dan banjir akan air mata karena banyaknya korban jatuh dari kedua belah pihak dalam peperangan, Bahkan danau Tondano dan sungai yang berada di sekitarnya berubah warna menjadi merah darah karena banyak korban yang gugur saat peperangan yang terjadi. Namun pada saat ini Benteng Moraya tidak meninggalkan bekas yang dapat terlihat sehingga pemerintah berinisiatif untuk membangun monumen Benteng Moraya untuk mengenang perjuangan dari para pahlawan daerah dalam perang Tondano yang puncaknya terjadi pada Tahun 1808-1809.[1]
Referensi
- ^ a b c Tambingon, Monika. "KONTEMPORERISASI CHARLES JENCKS PADA ARSITEKTUR
MINAHASA". ejournal.unsrat.ac.id.
{{cite journal}}: - ^ Rosubun, Jack. "Menyibak Benteng Moraya yang Penuh Misteri - RRI.co.id". rri.co.id - Portal berita terpercaya (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-22.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.









