Share to:

Biaya bank

Biaya bank adalah biaya yang harus dibayar oleh pihak nasabah kepada pihak bank. Biaya ini dikenakan oleh pihak bank, dengan mempertimbangkan beragam layanan yang tersedia bagi pelanggan. Hal ini mencakup penyimpanan yang aman, fasilitas penarikan tunai yang tersebar di berbagai wilayah, serta fasilitas transaksi mobile banking yang tersedia sepanjang waktu.[1] Biaya merupakan beban keuangan yang ditanggung perusahaan dalam usahanya menghasilkan pendapatan. Sesuai dengan prinsip akuntansi akrual, setiap biaya yang dibayar di muka harus didistribusikan ke akun-akun pengeluaran yang relevan secara adil dan proporsional.[2] Biaya bank mencakup berbagai kategori, termasuk:

  • biaya administrasi bulanan
  • biaya administrasi penarikan di teller
  • biaya denda di bawah saldo minimum per bulan
  • biaya pergantian buku tabungan yang rusak
  • biaya transfer beda bank
  • biaya penarikan melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
  • biaya tutup rekening tabungan

Biaya administrasi bulanan

Biaya administrasi bulanan adalah biaya yang harus dibayar oleh pihak nasabah setiap bulannya kepada pihak bank. Selama uang berada di dalam tabungan, saldo tabungan nasabah akan dipotong untuk biaya administrasi bulanan. Besaran biayanya juga berbeda-beda antar bank, sesuai dengan peraturan terkait yang berlaku.[3]

Biaya administrasi penarikan di teller

Biaya administrasipenarikan di teller adalah biaya yang harus dibayar oleh pihak nasabah saat melakukan penarikan di teller kepada pihak bank. Sejumlah bank telah melakukan biaya administrasi penarikan di teller. Pihak teller bank selalu menanyakan terlebih dahulu kepada nasbah mengenai sumber biaya yang ingin dilakukan oleh nasabah sebelum melakukan pembayaran administrasi teller, seperti uang dari saldo tabungan atau uang tunai.[3]

Biaya denda di bawah saldo minimum per bulan

Biaya denda di bawah saldo minimum per bulan adalah biaya yang harus dibayar oleh pihak nasabah jika nilai saldo tabungan nasabah dibawah nilai minimum saldo yang telah ditentukan oleh pihak bank. Besaran biayanya denda juga berbeda-beda antar bank, sesuai dengan peraturan terkait yang berlaku.[3]

Biaya pergantian buku tabungan yang rusak

Biaya pergantian buku tabungan yang rusak adalah biaya yang harus dibayar oleh pihak nasabah jika ingin mengannti buku tabungan yang telah rusak ke buku tabungan yang baru. Besaran biayanya pergantian buku juga berbeda-beda antar bank, sesuai dengan peraturan terkait yang berlaku. Barang yang harus dibawa saat pergantian buku tabungan, yaitu kartu tabungan, KTP, dan buku tabungan.[3]

Biaya transfer antar bank

Biaya transfer antar bank adalah biaya yang harus dibayar oleh pihak nasabah kepada bank saat sedang melakukan transfer antar bank. Besaran biayanya transfer antar bank juga berbeda-beda, sesuai dengan peraturan terkait yang berlaku. Berbagai biaya yang terkait dengan transfer bank mulai dari Rp 6.500. Namun jika memilih metode kliring, biayanya lebih hemat, yakni hanya Rp 5.000 saja.[3]

Biaya penarikan melalui Anjungan Tunai mandiri (ATM)

Biaya penarikan melalui ATM adalah biaya yang harus dibayar oleh pihak nasabah kepada bank saat melakukan penarikan uang melalui ATM. Dalam bidang transaksi keuangan, keuntungan ekonomi dari penggunaan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk penarikan dana tidak dapat disangkal, karena terbukti menjadi alternatif yang lebih hemat biaya dibandingkan memanfaatkan jasa teller. Implikasi finansial dari penarikan tersebut selanjutnya dipengaruhi oleh kebijakan individual yang diterapkan oleh berbagai lembaga keuangan, sehingga menyebabkan biaya penarikan yang terkait dengan setiap transaksi ATM berbeda dan bergantung pada peraturan masing-masing bank. Perlu diperhatikan bahwa bank tidak mengenakan biaya penarikan ATM ketika nasabah memilih untuk menarik dana dari lembaga mereka sendiri.[3]

Biaya tutup rekening tabungan

Biaya tutup rekening tabungan adalah biaya yang harus dibayar oleh pihak nasabah kepada bank saat ingin melakukan penutupan rekening tabungan. Prosedur penutupan rekening tabungan bank juga berbeda-beda, sesuai dengan peraturan terkait yang berlaku. Menutup rekening tabungan bank merupakan cara seseorang memutuskan tidak ingin lagi menyimpan uangnya di bank tersebut, sehingga nasabah memberitahu bank bahwa nasabah ingin menghapus rekeningnya. Data identitas dari nasabah akan terhapus termasuk transaksi yang selama ini dilakukan oleh nasabah di bank tersebut.[3]

Referensi

  1. ^ Anam, Khoirul. "Pakar: Biaya Administrasi Perbankan Adalah Hal Wajar". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2023-09-03. 
  2. ^ http://widi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/28053/Pendapatan+dan+Biaya+Bank+catatan.doc
  3. ^ a b c d e f g Ananta, Yanurisa. "Menabung di Bank? Ini Deretan Biaya yang Harus Ditanggung". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2023-09-03. 

Information related to "Biaya bank" :

Kembali kehalaman sebelumnya