Elliot Rodger
| Elliot Rodger | |
|---|---|
Foto SIM Rodger, tanggal tidak diketahui | |
| Lahir | Elliot Oliver Robertson Rodger 24 Juli 1991 London, Inggris |
| Meninggal | 23 Mei 2014 (umur 22) Isla Vista, California, A.S. |
| Sebab meninggal | Bunuh diri dengan senjata api |
| Makam | Dikremasi, lokasi abu tidak diungkapkan |
| Kewarganegaraan |
|
| Pekerjaan | Mantan mahasiswa di Santa Barbara City College |
| Dikenal atas | Pelaku Pembunuhan Isla Vista 2014 |
| Kerabat | Peter Rodger (ayah) Soumaya Akaaboune (ibu tiri) George Rodger (kakek) |
| Motif | Terorisme misoginis, balas dendam yang dirasakan atas penolakan penolakan sosial dan seksual, ideologi incel. |
| Perincian | |
| Tanggal | 23 Mei 2014 ≈ 21:27 – 21:35 |
| Target | Mahasiswa Santa Barbara City College dan Universitas California, Santa Barbara, teman sekamarnya |
| Tewas | 6 (3 karena penusukan, 3 karena penembakan) |
| Luka | 14 (7 karena penembakan, 7 karena penabrakan) |
| Tanda tangan | |
Elliot Oliver Robertson Rodger (24 Juli 1991 – 23 Mei 2014) adalah seorang pembunuh massal kelahiran Inggris yang membunuh enam orang dan melukai empat belas lainnya dalam serangkaian pembunuhan di Isla Vista pada tahun 2014. Pembunuhan yang dilakukannya, bunuh dirinya, dan manifestonya telah disebut-sebut sebagai pengaruh awal pada subkultur incel dan manosfer.
Lahir di London, Inggris, Rodger pindah ke California bersama keluarganya saat masih kecil. Rodger sendiri merupakan putra dari sutradara asal Inggris, Peter Rodger dan sejak kecil ia tumbuh di keluarga yang berada. Sejak masa kanak-kanak, Rodger mengalami masalah isolasi sosial, masalah kesehatan mental, dan penolakan. Saat remaja, ia didiagnosis dengan gangguan perkembangan pervasif tidak terspesifikasi, tetapi tidak memenuhi kriteria untuk diagnosis autisme. Ia memulai perawatan dan menerima sumber daya pendidikan khusus dan terapi hampir sepanjang hidupnya. Ia juga mengalami perundungan selama masa sekolah menengah pertama dan atas. Beberapa insiden perilaku aneh Rodger selama berada di Isla Vista, California, bersama dengan video dan tulisan lain yang menyebutkan niat kekerasan, membuat keluarga dan kenalannya khawatir. Sebelum memulai aksi penembakan yang direncanakannya, Rodger mengunggah video ke YouTube yang mengumumkan niatnya untuk "menghukum" wanita (serta pria yang mereka sukai) karena kurangnya ketertarikan mereka pada Rodger. Ia juga mengirimkan manifesto setebal 137 halaman kepada beberapa anggota keluarganya, kenalannya, dan terapisnya. Isi manifesto tersebut berupa detail mengenai menggambarkan peristiwa-peristiwa penting dalam hidupnya, perjuangan pribadi, dan rasa frustrasinya karena tetap perawan seumur hidup.
Pada 23 Mei 2014, Rodger membunuh enam orang dan melukai empat belas lainnya menggunakan pisau, pistol semi otomatis, dan mobilnya sebagai senjata di Isla Vista dekat Universitas California, Santa Barbara (UCSB). Rodger pertama kali membunuh dua teman sekamarnya dan seorang teman mereka di apartemen yang mereka tempati bersama, menyergap dan menikam mereka satu per satu saat mereka tiba di waktu yang berbeda. Beberapa jam kemudian, ia berkendara ke rumah sororitas Alpha Phi, tempat ia bermaksud membunuh penghuninya tetapi tidak dapat memasuki tempat tersebut. Rodger malah menembak tiga wanita dari sororitas Delta Delta Delta yang sedang berjalan di dekat rumah sororitas tersebut, membunuh dua di antaranya dan melukai seorang lainnya secara kritis. Kemudian ia berkendara melewati delikatesen terdekat, menembak dan membunuh seorang pria di dalamnya. Setelah itu, Rodger berkendara di sekitar Isla Vista, menembak dan menabrak pejalan kaki tanpa pandang bulu dengan kendaraannya. Ia terlibat baku tembak dengan deputi sheriff dua kali, dan tertembak di pinggulnya. Tak lama kemudian, ia menabrakkan kendaraannya ke sebuah mobil yang diparkir. Saat polisi memeriksa kendaraan tersebut, mereka menemukan Rodger tewas bunuh diri dengan luka tembak di kepala.
Pada tahun-tahun setelah kematiannya, serangan Rodger menjadi topik pembicaraan tentang kesehatan mental, radikalisasi daring, dan misogini. Ia disebut-sebut sebagai tokoh awal subkultur incel dan manosfer, dan sering disebut sebagai "pahlawan" dan "martir" di forum internet. Serangan Rodger sering dipuji oleh para incel di seluruh dunia. Ia telah memengaruhi dan dirujuk oleh pelaku pembunuhan massal lainnya, dengan beberapa di antaranya menyebut tindakan mereka sebagai "melakukan E. R."[a], termasuk mereka yang melakukan penembakan di Umpqua Community College tahun 2015 dan serangan van di Toronto tahun 2018. Pembunuhan yang dilakukan Rodger telah memicu kampanye media sosial seperti #NotAllMen dan #YesAllWomen dan telah berkontribusi pada perdebatan yang sedang berlangsung tentang maskulinitas beracun, kekerasan berbasis gender, dan pengaruh forum internet dalam meradikalisasi pria muda yang berniat melakukan kejahatan serupa.
Kehidupan awal
Elliot Oliver Robertson Rodger lahir di London, Inggris, pada tanggal 24 Juli 1991.[1] Ia lahir dari pasangan Peter Rodger dan Ong Li Chin Tye.[2][3][4] Peter, warga negara Inggris,[5] adalah seorang pembuat film yang telah menyutradarai iklan televisi.[6] Ibunya adalah keturunan Tionghoa-Malaysia yang juga bekerja di industri film, yang sebelumnya menjalani pelatihan di bidang perawatan kesehatan dan kemudian bekerja sebagai perawat di lokasi syuting selama produksi film The Princess Bride (1987) dan Indiana Jones and the Last Crusade (1989).[2][7] Kakeknya dari pihak ayah, George Rodger, adalah seorang fotojurnalis yang terkenal dengan foto-fotonya tentang kamp konsentrasi Bergen-Belsen.[8]
Setelah kelahiran Rodger, keluarganya pindah ke Sussex, Inggris, di mana ia menikmati masa kecil yang berada dan mendapat pengasuhan istimewa.[9][10] Li Chin meninggalkan pekerjaannya di bidang perawatan kesehatan untuk merawat Rodger dan tak lama kemudian melahirkan seorang putri. Rodger menjalin hubungan dekat dengan nenek dari pihak ibunya, yang kemudian pindah bersama keluarganya.[11][12] Awalnya ia bersekolah di Dorset House School, sebuah sekolah swasta khusus laki-laki di Sussex Barat.[11][13] Ketika Rodger berusia lima tahun, karena karier ayahnya sebagai sutradara, keluarganya pindah ke Woodland Hills, kawasan perumahan kelas atas di Los Angeles.[14] Rodger mengklaim bahwa teman pertamanya di Amerika Serikat adalah putri dari musisi Inggris Paul Humphreys, dan bahwa dia adalah teman perempuan pertamanya dan satu-satunya.[15] Rodger kemudian bersekolah di Topanga Elementary School.[16]
Orang tua Rodger bercerai ketika ia berusia tujuh tahun.[17] Hak asuh Rodger dibagi antara kedua orang tuanya,[18] dan setahun setelah perceraian mereka, ayah Rodger menikahi Soumaya Akaaboune, seorang aktris Prancis kelahiran Maroko.[19] Rodger mengungkapkan keterkejutannya atas betapa cepatnya ayahnya menikah lagi, tetapi akhirnya menghormatinya atas keputusan tersebut. Ia segera memandang hubungan romantis dengan perempuan sebagai penanda status sosial.[5] Rodger kesulitan berinteraksi sosial sejak usia dini. Di sekolah dasar, ia sering kali menarik diri, berbicara pelan hingga berbisik, dan memilih untuk menjawab dengan tulisan alih-alih membicarakannya. Ia menghindari teman sebaya saat istirahat dan merasa kewalahan oleh pertemuan sosial. Perjalanan ke Disneyland sekitar usia lima tahun membuatnya menangis karena keramaian. Ia juga menunjukkan perilaku berulang seperti membuat suara dan mengetuk kaki.[20]
Pada tahun 1999, ibu Rodger mengajukan affidavit untuk meminta tunjangan anak lebih banyak dari ayahnya, dengan alasan putranya adalah "anak autis funsional tinggi" dengan kebutuhan khusus.[21] Ayah Rodger menunjukkan diagnosis dari seorang dokter, yang menyatakan bahwa diagnosis autisme tersebut tidak tepat karena klaim pemeriksaan tersebut mungkin melewatkan kondisi lain seperti depresi dan kecemasan.[7] Dokter ayah Rodger merekomendasikan ibunya untuk membawa Rodger ke psikiater anak untuk mendapatkan evaluasi tambahan sehingga diagnosis pada Rodger dapat ditentukan secara tepat dan ia menerima pengobatan yang sesuai.[22] Adapun Rodger memiliki hubungan yang sulit dengan ibu tirinya, Akaaboune, yang otoritas orang tuanya ia tolak dan memilih lebih dekat dengan ibu kandungnya.[9]
Seiring bertambahnya usia, Rodger menjadi minder karena tinggi badannya yang pendek dan tubuhnya yang kurus;[16] ia sempat bermain basket dengan keyakinan bahwa kegiatan tersebut dapat meningkatkan tinggi badanya. Ia juga merasa malu dengan warisan ras campurannya, yang menurutnya membedakannya dari teman-temannya yang sepenuhnya berkulit putih.[5] Dalam upaya untuk berbaur, Rodger mewarnai rambutnya menjadi pirang dan mulai bermain seluncur papan, berharap perubahan ini akan membantunya berteman dengan anak-anak lain.[18] Meskipun sangat canggung secara sosial, Rodger mulai bergaul dengan teman-temannya yang lebih populer dan mencoba mendekati perempuan. Ia kemudian mulai mengalami perasaan dendam, yakin bahwa hidupnya tidak adil dibandingkan dengan teman-temannya.[6][23]
Catatan
- ^ E.R. merupakan singkatan dari Elliot Rodger
Referensi
- ^ Winton, Richard; Xia, Rosanna; Lin II, Rong-Gong (May 24, 2014). "Isla Vista shooting: Read Elliot Rodger's graphic, elaborate attack plan". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 20, 2024. Diakses tanggal March 18, 2024.
- ^ a b Follman, Mark (May 16, 2024). "Lessons From a Mass Shooter's Mother". Mother Jones. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 17, 2024. Diakses tanggal May 16, 2024.
- ^ "Ong raced against time trying to stop son from fatal mistake". The Star. May 27, 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 26, 2024. Diakses tanggal May 25, 2024.
- ^ "'Unloved' US campus killer was adored: Report". The Straits Times. May 27, 2014. Diarsipkan dari asli tanggal May 26, 2024. Diakses tanggal May 25, 2024.
- ^ a b c Yang, Jeff (May 26, 2014). "What a close read of the Isla Vista shooter's horrific manifesto, 'My Twisted World,' says about his values—and ours". Quartz. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 26, 2024. Diakses tanggal February 22, 2024.
- ^ a b Springer, Andrew. "The Secret Life of Elliot Rodger". ABC News. Diarsipkan dari asli tanggal July 22, 2021. Diakses tanggal February 25, 2024.
- ^ a b Blakely, Rhys (June 28, 2014). "Elliot Rodger: portrait of a mass killer". The Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 26, 2024. Diakses tanggal May 25, 2024.
- ^ "Grandfather of California Killer Elliot Rodger Took Famed Concentration Camp Photos". The Forward. May 25, 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 27, 2023. Diakses tanggal May 22, 2024.
- ^ a b Dutta, Kunal; Walker, Tim (May 27, 2014). "California shootings: Elliot Rodger's revealed as a cripplingly shy boy whose sense of alienation drove him over the edge". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 26, 2024. Diakses tanggal February 25, 2024.
- ^ Edgar, James; Sherwell, Philip (May 25, 2014). "Gunman wrote about his experiences at British prep school and failure with women before shooting spree". The Telegraph. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 26, 2024. Diakses tanggal May 26, 2024.
- ^ a b "California killer Elliot Rodger remembered happy English childhood". The Guardian. May 25, 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 26, 2024. Diakses tanggal February 22, 2024.
- ^ "UC Santa Barbara shooting suspect manifesto". ABC7 Chicago. May 24, 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 30, 2025. Diakses tanggal December 13, 2025.
- ^ Barratt, Ruari (May 26, 2014). "US killing accused describes Sussex childhood". The Argus. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 26, 2024. Diakses tanggal May 26, 2024.
- ^ Carroll, Rory and Pengelly, Martin (May 25, 2014). "Sheriff highlights mental-health shortcomings after California killings". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 26, 2024. Diakses tanggal February 25, 2024.
- ^ Bates, Daniel; Payne, Will (May 27, 2014). "US shooting: Girl devastated by link to massacre". The New Zealand Herald. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 4, 2023. Diakses tanggal January 16, 2026.
- ^ a b Gazzar, Brenda (May 25, 2014). "Santa Barbara shooting: Suspect was 'soft-spoken, polite, a gentleman', ex-principal says". Whittier Daily News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 26, 2024. Diakses tanggal February 25, 2024.
- ^ Yan, Holly; Brumfield, Ben; Carter, Chelsea J. (May 27, 2014). "Inside the gunman's head: Rejection, jealousy and vow to kill 'beautiful girls'". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 26, 2024. Diakses tanggal February 25, 2024.
- ^ a b Waxman, Sharon (May 25, 2014). "Portrait of a Psychopath: UCSB Shooter Elliot Rodger a Child of Hollywood, Privilege, Isolation". TheWrap. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 26, 2024. Diakses tanggal February 26, 2024.
- ^ Idato, Michael (May 25, 2014). "Alleged gunman Elliot Rodger, 22, lived a life of privilege". The Sydney Morning Herald. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 2, 2023. Diakses tanggal February 25, 2024.
- ^ Serna, Joseph; Mather, Kate; Covarrubias, Amanda (February 19, 2015). "Elliot Rodger, a quiet, troubled loner, plotted rampage for months". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 23, 2024. Diakses tanggal February 22, 2024.
- ^ Heger, Jen (May 27, 2014). "Virgin Murderer Elliot Rodger Was 'Special Needs High Functioning Autistic Child,' His Own Mother Claimed Read The Disturbing Court Documents Filed Before His Rampage". Radar Online. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 19, 2024. Diakses tanggal May 18, 2024.
- ^ Nagourney, Adam; Cieply, Michael; Feuer, Alan; and Lovett, Ian (June 1, 2014). "Before Brief, Deadly Spree, Trouble Since Age 8". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 3, 2014. Diakses tanggal February 22, 2024.
- ^ Hill, Kashmir (May 24, 2014). "The Disturbing Internet Footprint Of Santa Barbara Shooter Elliot Rodger". Forbes. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 9, 2024. Diakses tanggal February 22, 2024.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.









