Granodiorit Cihara
Granodiorit Cihara adalah sebuah formasi batuan beku intrusif yang terletak di kawasan Bayah, khususnya di Desa Lebakpeundeuy, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Batuan ini merupakan bagian penting dari sejarah geologi Indonesia karena menjadi bukti ilmiah utama atas proses magmatisme yang membentuk struktur Kubah Bayah (Bayah Dome) pada kala Oligosen.
Karakteristik Fisik dan Petrologi
Secara fisik, Granodiorit Cihara memiliki tampilan warna putih keabuan. Sebagai batuan beku yang membeku di bawah permukaan bumi (intrusif), batuan ini memiliki karakteristik tekstur sebagai berikut:
- Tekstur Faneritik: Memiliki kristal mineral yang besar sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang.
- Holokristalin: Seluruh massa batuan tersusun atas kristal-kristal mineral tanpa adanya massa gelas.
- Equigranular: Ukuran kristal mineral penyusunnya relatif seragam.
Komposisi Mineral
Mineral utama yang teridentifikasi dalam Granodiorit Cihara meliputi:
- Kuarsa
- Plagioklas
- K-Feldspar (Kalium Feldspar)
- Biotit
Geokimia dan Asal Mula
Berdasarkan analisis geokimia, Granodiorit Cihara diklasifikasikan sebagai Granit Tipe-S (Sedimentary source granite). Hal ini menunjukkan bahwa magma asal batuan ini terbentuk dari proses peleburan batuan sedimen klastik di kedalaman kerak bumi akibat tekanan dan suhu yang sangat tinggi. Karakteristik ini membedakannya dengan granit tipe-I yang berasal dari sumber batuan beku.
Formasi dan Umur Geologi
Granodiorit Cihara masuk ke dalam unit Formasi Granodiorit Cihara. Berdasarkan skala waktu geologi, formasi ini terbentuk pada rentang Oligosen Awal hingga Oligosen Akhir (sekitar 33,9 hingga 23 juta tahun yang lalu).
Batuan ini hadir dalam bentuk Batolit, yaitu massa batuan beku besar yang terbentuk jauh di dalam kerak bumi. Proses intrusi magma yang membentuk batolit ini memberikan tekanan ke atas yang signifikan, yang menjadi faktor utama penyebab terjadinya pengangkatan kerak bumi dan pembentukan struktur raksasa yang dikenal sebagai Kubah Bayah.
Nilai Strategis dan Warisan Geologi
Granodiorit Cihara telah diidentifikasi sebagai salah satu situs warisan geologi (geoheritage) penting di Indonesia dengan beberapa nilai utama:
- Nilai Ilmiah: Berfungsi sebagai rekaman peristiwa geologi penting (magmatisme Oligosen) dan bukti kunci pembentukan Kubah Bayah. Situs ini sering digunakan sebagai lokasi tipe (type locality) untuk penelitian petrologi dan geologi struktural.
- Nilai Estetika: Tekstur faneritik dan kombinasi warna mineral yang kontras memberikan keindahan visual yang memiliki potensi sebagai objek geowisata.
- Aneka Fungsi: Selain sebagai artefak sejarah bumi, lokasi ini dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa geologi untuk memahami proses intrusi magma.
Geokimia dan Petrogenesa
Granodiorit Cihara diklasifikasikan sebagai Granit Tipe-S (Sedimentary source granite). Klasifikasi ini mengindikasikan bahwa magma pembentuknya berasal dari peleburan kembali (anateksis) batuan sedimen klastik di kerak bumi akibat proses tektonik. Hal ini memberikan gambaran bahwa pada masa lalu, terdapat tumpukan sedimen yang sangat tebal di wilayah Banten Selatan yang kemudian terpanggang dan mencair menjadi magma akibat aktivitas tektonik lempeng.
Geologi Regional
Formasi dan Umur
Batuan ini merupakan bagian dari Formasi Granodiorit Cihara. Berdasarkan penentuan umur radiometrik dan posisi stratigrafinya, formasi ini terbentuk pada kala Oligosen Awal hingga Oligosen Akhir (sekitar 33 hingga 23 juta tahun yang lalu).
Hubungan Tektonik (Kubah Bayah)
Keberadaan Granodiorit Cihara berkaitan erat dengan pembentukan Kubah Bayah. Batuan ini hadir sebagai tubuh Batolit, yaitu massa batuan beku raksasa di bawah permukaan. Tekanan ke atas (up-doming) dari intrusi magma batholit inilah yang mendorong lapisan batuan di atasnya hingga membentuk struktur kubah yang masif di wilayah Bayah.
Nilai Warisan Geologi (Geoheritage)
Berdasarkan hasil identifikasi oleh otoritas geologi terkait, Granodiorit Cihara ditetapkan sebagai situs warisan geologi dengan nilai-nilai sebagai berikut:
- Rekaman Ilmiah: Menjadi bukti nyata aktivitas magmatisme zaman Oligosen di busur kepulauan Indonesia.
- Lokasi Tipe: Merupakan lokasi standar (rujukan) untuk mendefinisikan karakteristik formasi batuan Cihara.
- Aspek Estetika: Keindahan kristal faneritiknya menjadikannya objek studi lapangan dan geowisata yang menarik.
- Edukasi: Menjadi laboratorium alam bagi pelajar dan peneliti untuk mempelajari sejarah evolusi daratan Pulau Jawa.
Konservasi
Singkapan utama batuan ini terletak di Kecamatan Cihara yang merupakan kekayaan geologi Lebakpeundeuy[1]. Sebagai bagian dari Geopark Bayah Dome, kawasan ini diarahkan untuk pengembangan pariwisata berbasis pendidikan (geowisata) serta pelestarian artefak sejarah bumi agar terhindar dari kerusakan akibat penambangan liar.
Aksesibilitas dan Lokasi Geosite
Singkapan Granodiorit Cihara yang paling fenomenal terletak di koordinat geografis wilayah Desa Lebakpeundeuy. Secara administratif, lokasi ini dapat ditempuh melalui jalur darat dari pusat Kabupaten Lebak menuju arah selatan (Bayah) tepatnya di Desa Pondokpanjang dan melewati jalan Sukahujan-Cikaret. Lokasi singkapan berada di area sungai dan perbukitan yang memungkinkan para peneliti melakukan observasi langsung terhadap kontak batuan antara granodiorit dengan batuan sedimen di sekitarnya.
Peran dalam Geopark Bayah Dome
Sebagai salah satu Geosite utama dalam Geopark Bayah Dome, Granodiorit Cihara memiliki peran strategis dalam pengembangan identitas daerah. Kawasan ini tidak hanya dipandang dari sudut pandang industri pertambangan, tetapi dialihkan fungsinya menjadi aset pengetahuan. Hal ini mencakup:
- Pengembangan Jalur Wisata: Menjadi titik singgah utama dalam rute edukasi geologi (Geotrail) Banten Selatan.
- Pemberdayaan Masyarakat: Desa Lebakpeundeuy didorong untuk mengelola kawasan ini melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) guna memberikan pemandu wisata yang berbasis pengetahuan geologi sederhana.
Perbandingan Petrologi: Granit Tipe-S vs Tipe-I
Penting untuk dicatat bahwa Granodiorit Cihara sebagai Tipe-S memiliki perbedaan mendasar dengan granit pada umumnya di wilayah lain (Tipe-I). Berikut adalah tabel pembandingnya:
| Karakteristik | Granodiorit Cihara (Tipe-S) | Granit Umum (Tipe-I) |
| Sumber Magma | Peleburan batuan sedimen klastik | Peleburan batuan beku (Igneous) |
| Kandungan Aluminium | Tinggi (Peralkalin/Peraluminus) | Rendah hingga Sedang |
| Mineral Penciri | Dominan Biotit, kadang Muskofit | Dominan Hormblende dan Biotit |
| Konteks Tektonik | Tabrakan antar benua (Kolisi) | Busur kepulauan/Vulkanik aktif |
Dampak Geomorfologi
Keberadaan tubuh batuan beku Granodiorit Cihara yang keras dan tahan terhadap erosi memberikan pengaruh signifikan terhadap bentang alam (landscape) di sekitarnya. Wilayah ini cenderung memiliki topografi yang lebih kasar dan terjal dibandingkan wilayah yang tersusun oleh batuan sedimen muda, sehingga menciptakan pemandangan alam yang eksotis dan bernilai estetika tinggi.
Status Verifikasi dan Penetapan
Granodiorit Cihara di kawasan Cigaber, Desa Lebakpeundeuy, telah diidentifikasi sebagai salah satu dari 32 jenis batuan di Kabupaten Lebak yang memenuhi kriteria ketat sebagai situs warisan geologi (geoheritage). Berdasarkan evaluasi Badan Pengelola Geopark Bayah Dome, dari total 66 jenis batuan yang ditemukan di wilayah tersebut, Granodiorit Cihara menempati posisi istimewa karena signifikansi ilmiahnya.
-
Tim Verifikasi Nasional
Kunjungan Tim Verifikasi Nasional 2024
Pada hari Sabtu, 18 Mei 2024, Tim Verifikasi Geopark Nasional melakukan kunjungan lapangan resmi ke situs Granodiorit Cihara di Kecamatan Cihara. Kunjungan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Lebak, dan Badan Pengelola Geopark Bayah Dome untuk mengevaluasi potensi situs tersebut sebagai bagian dari jaringan Geopark Nasional.
Dalam kunjungan tersebut, Ir. H. Engkap Kapriadi, Direktur Badan Pengelola Geopark Bayah Dome, menegaskan bahwa situs ini memiliki nilai warisan dunia yang penting. Evaluasi tersebut didasarkan pada dua pilar utama sesuai dengan Peraturan Presiden Tahun 2019 tentang Geopark:
- Konservasi Warisan Geologi: Melindungi rekaman sejarah bumi yang langka (terbentuknya Kubah Bayah dan batuan metamorf terkait).
- Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan: Pemanfaatan situs sebagai penggerak ekonomi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata berbasis edukasi.
Klasifikasi Internasional
Situs di Kawasan Cigaber ini diyakini memiliki kualitas berkelas internasional. Hal ini dikarenakan keterdapatan kontak batuan yang sangat jelas antara Granodiorit Cihara dengan batuan metamorf, yang memberikan pemahaman mendalam bagi dunia ilmu pengetahuan internasional mengenai proses magmatisme di busur kepulauan aktif pada masa Paleogen.
Signifikansi Terhadap Ekonomi Lokal
Sesuai dengan mandat pengembangan Geopark, Granodiorit Cihara diarahkan untuk meningkatkan taraf hidup warga Desa Lebakpeundeuy. Melalui perlindungan terhadap warisan geologi ini, pemerintah daerah berupaya mencegah kerusakan alam akibat penambangan bahan galian yang tidak terkendali, dan beralih pada pengelolaan jasa lingkungan dan jasa edukasi.
Daftar Istilah (Glosarium)
- Batholit: Massa batuan beku dalam yang sangat besar, luasnya lebih dari 100 km².
- Intrusi: Proses masuknya magma ke dalam celah-celah batuan penyusun kerak bumi namun tidak sampai keluar ke permukaan.
- Klastik: Batuan sedimen yang terbentuk dari hancuran batuan yang sudah ada sebelumnya.
- Oligosen: Skala waktu geologi yang terjadi setelah Eosen dan sebelum Miosen.
Referensi
- ^ "Desa Lebakpeundeuy dan Kekayaan Geologi yang Tersembunyi". Pondokpanjang. Diakses tanggal 2026-02-04.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.










