IXIA
Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. (April 2025) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2025) |
IXIA | |
|---|---|
| Asal | Jakarta, Indonesia |
| Genre |
|
| Tahun aktif | 2017-present |
| Anggota | Dimas, Hamdy, Vito, Ilham |
| Mantan anggota | Ical, Ugie, Gaza |
IXIA merupakan band metalcore yang didirikan oleh Dimas (vokal), Ical (drum), Hamdy (gitar), dan Ugie (gitar) pada 2015.[1] Karya pertama yang IXIA rilis adalah single bertajuk Generation dan Restless pada 2017.[2] Pada 2019, Vito masuk mengisi posisi bass dan IXIA merilis album pertama bertajuk Unividuals yang berisikan 10 lagu.[3] Terakhir, IXIA merilis album Nihil pada 2023.[4]
Etimologi
Sebelum mendirikan IXIA, Dimas dan Ical tergabung di band deathcore Crime of Violence yang aktif sejak 2010 sampai 2014 dan telah memiliki sebuah EP bertajuk [A.B.C.D] yang berisikan total lima lagu.[5] Ketika Crime of Violence sudah tidak lagi aktif, Dimas dan Ical membentuk IXIA pada 2015 bersama Ugie (gitar), Hamdy (gitar), dan Gaza (bass).[2] Nama IXIA diambil dari jenis bunga yang merepresentasikan persatuan, keindahan, dan cinta.
Perjalanan Karier
Generation & Restless (Awal Terbentuk) (2015 - 2017)
Dimas dan Ical mulanya bernaung di band Crime of Violence yang bergenre deathcore. Ketika membentuk IXIA pada 2015, Dimas dan Ical mengajak Hamdy (gitar), Ugie (gitar), dan Gaza (bass) dan memilih untuk memainkan musik metalcore. Sebagai karya pertama, IXIA merilis lagu Generation dan Restless pada 2017.
IXIA menerapkan distorsi dan groove yang kekinian serta imbuhan elemen ambient sound, strings, dan choir. Kala itu, IXIA banyak dipengaruhi oleh band-band, seperti Northlane, I The Breather, dan Wage War.[2] Namun, unsur deathcore masih terasa di lagu Restless yang memang sudah ada sejak Dimas dan Ical bernaung di Crime of Violence.
Namun, jelang perilisan dua lagu tersebut, Gaza justru mengundurkan diri. Vito lalu bergabung sebagai bassist dan clean vocalist. Sebelumnya, Vito merupakan vokalis dari band pop punk Vellarose.[6] Hanya saja, Vito memang sempat menjadi vokalis dan bassist di band punk The Terracotta.[7]
Dengan formasi Dimas (vokal), Ical (drum), Ugie (gitar), Hamdy (gitar), dan Vito (bass, vokal) IXIA langsung menjadi salah satu penampil di Hai Day 2017 (HAI Mobile Stage).[8] Kala itu, IXIA sudah mulai membawakan lagu Metamorph, karya pertama mereka dengan formasi ini. Di lagu tersebut, Vito sudah mulai memasukkan clean vocal yang kemudian terus ada di karya-karya baru IXIA.
Unividuals (2017 - 2020)
IXIA merilis album pertama yang bertajuk Unividuals pada 2017. Album ini berisikan total 10 lagu, termasuk Generation dan Restless. Kata Unividuals sendiri merupakan penggabungan dari unity dan individuals yang berarti persatuan banyak individu. Unividuals juga menjadi manifestasi dari konsep filsafat non-dualisme, kesatuan jiwa dan raga dalam diri manusia.[9]
Sesuai dengan visi yang mengedepankan persatuan, ada banyak kolaborasi di album Unividuals. Ada versi akustik dari lagu Metamorph yang secara utuh dinyanyikan Vito berkolaborasi dengan Keke Mazaya.[3] Ada pula lagu Dead by Daylight yang dibawakan secara kolaborasi dengan Ijal, gitaris sekaligus vokalis dari band Last Goal! Party.[10]
Namun, yang paling menarik adalah lagu Unividuals yang melibatkan enam vokalis dari enam band berbeda dan lintas genre yang bernaung di komunitas Eastbeast. Mereka adalah Pras 'Crows As Devine' (deathcore), Ginan 'Pro Monkey' (metalcore), Ozza 'Boundless' (hardcore), Fikar 'Understatement' (melodic hardcore), Prabu 'Turn Head' (pop punk), dan Dhanu 'Hellfreezed' (metalcore).[1] Lagu ini pada akhirnya menciptakan spektrum musik unik berkat adanya berbagai gaya vokal.
Unividuals cukup sukses dan berhasil diterima dengan baik oleh penikmat musik metal di Indonesia. Sayangnya, Ugie justru memutuskan untuk hengkang di tengah proses penggarapan album. Tak lama setelah album rilis, Ical juga ikut hengkang. Formasi IXIA yang tersisa adalah Dimas (vokal), Hamdy (gitar), dan Vito (bass, clean vocal).
Noir & Mala (2020 - 2022)
Tanpa drummer, IXIA masih sempat beberapa kali manggung dan bahkan membuat live-session pada 2020, dibantu oleh Nicko Prabowo, adik dari Widi Soediro Nichlany, atau dikenal sebagai Widi Vierratale yang saat ini menjadi drummer dari band Manusia Aksara.[11]
Pada pertengahan 2021, IXIA merilis lagu bertajuk Noir yang nuansanya berbeda dari album Unividuals. IXIA memadukan musik metalcore dengan nu-metal dari era '90-an dan modern deathcore.[12] Penggarapan single ini dibantu oleh Michy sebagai additional drummer serta produser Raga Maharasta, anak dari Naniel Yakin, pencipta lagu Bento yang dipopulerkan oleh Iwan Fals.[13]
Setelah merilis Noir, IXIA yang masih belum menemukan drummer merilis lagu Mala pada 2022. Di lagu Mala, IXIA menjadi lebih gelap dan kelam dengan menyisipkan unsur black metal, biarpun masih tetap mempertahankan metalcore yang sejak awal diusung.[14] Secara lirik, lagu Mala menjadi representasi dari kehidupan sulit kaum pekerja di kota besar, seperti Jakarta.[15]
Album Nihil & Hiatus (2022 - Sekarang)
Tak lama setelah merilis lagu Mala, Ilham akhirnya bergabung ke IXIA sebagai drummer. Ilham sebelumnya merupakan drummer dari band Last Goal! (Last Goal! Party yang berganti nama).[16] Bersama Ilham, IXIA merilis lagu bertajuk Vahara. Di lagu tersebut, kembali ada unsur clean vocal dari Vito, tetapi kesan gelap dan nuansa black metal dari lagu Mala masih dipertahankan.[17]
Mulanya, Vahara menjadi awalan dari EP yang direncanakan rilis pada akhir 2022.[18] Namun, hadirnya Ilham membuat IXIA jadi lebih produktif dan pada akhirnya justru merilis album bertajuk Nihil pada 2023. Berbeda dari Unividuals, 80 persen lagu di album Nihil berbahasa Indonesia.[4]
Nihil sendiri diambil dari paham nihilisme yang percaya kalau segala hal di dunia ini salah dan tidak ada yang benar. Tema ini juga menjadi pembeda album Nihil dengan Unividuals yang lagu-lagunya lebih banyak berbicara tentang harapan, cinta, dan persatuan.[4]
Namun, tak lama setelah Nihil rilis, IXIA justru hiatus pada akhir 2023. Vito (bass), Hamdy (gitar), dan Ilham (drum) justru membentuk band baru bernama Fin3duzt. Di band ini, ketiganya menggaet Keke Mazaya sebagai vokalis dan merilis lagu perdana bertajuk Fiore yang menampilkan perpaduan musik metal dengan R&B, DnB, dan dark pop.[19]
Anggota Band
Anggota
- Dimas - Vokal (2015 - Sekarang)
- Hamdy - Gitar (2015 - Sekarang)
- Vito - Bass, Vokal (2017 - Sekarang)
- Ilham - Drum (2022 - Sekarang)
Mantan Anggota
- Ical - Drum (2015 - 2020)
- Ugie - Gitar (2015 - 2020)
- Gaza - Bass (2015 - 2017)
Anggota Tambahan
- Nicko Prabowo (2020)
- Michy - Drum (2021)
Diskografi
- Unividuals (2017)
- Nihil (2023)
Referensi
- ^ a b Diterbitkan, Penulis: canda dian permana. "Rilis Unividuals, IXIA Gaet Enam Vokalis Dari Enam Band Berbeda". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ a b c Musikeras (2017-03-06). "Unit Metalcore IXIA Luncurkan Dua Single Perkenalan - MUSIKERAS" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ a b "IXIA – Unividuals – Extreme Moshpit" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ a b c Anggraini, Pingkan. "IXIA Rilis Album Nihil, Angkat Kisah Berbagai Dosa yang Terselubung dan Tabu". detikhot. Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ Ltd, BandLab Singapore Pte. "Crime Of Violence | Metal from East Jakarta, ID". ReverbNation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ Musicoloid (2017-05-02). "Unit pop punk asal Jakarta, Vellarose, telah merilis single terbaru dengan judul "Bisa Bahagia"". Musicoloid News. Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ Ltd, BandLab Singapore Pte. "The Terracotta | Punk from Jakarta, ID". ReverbNation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ "Ini Dia Ixia, Salah Satu Band Yang Tampil di HAI Mobile Stage #BritAmaXHaiDay 2017! - Page all". hai.grid.id. Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ Musikeras (2019-06-20). "IXIA Serukan Persatuan Musik Keras - MUSIKERAS" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ "Rilis Video Musik Terbaru Ixia Ajak 6 Vokalis Eastbeast". Berisik Radio. 2019-11-28. Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ IXIA (2020-08-28), QALA / DISEASE (MEDLEY) Live Studio Session feat. NICKO PRABOWO, diakses tanggal 2025-03-25
- ^ Asia, Unite (2021-08-10). "Metalcore Act IXIA Tackle Online Bullying On New Single [Indonesia]". Unite Asia (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ "Band Metalcore IXIA Rilis Noir, Lagu tentang Kesehatan Mental di Media Sosial". kumparan. Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ "Kritik Pemimpin Tiran Lewat Karya Tunggal MALA, IXIA Sisipkan Elemen Black Metal". VOI - Waktunya Merevolusi Pemberitaan. Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ Diterbitkan:. "Angkat Tema Kehidupan Sosial, IXIA Kritik Pemimpin Lewat Lagu MALA". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2025-03-25. Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
- ^ Last Goal! Party (2019-12-08), LAST GOAL! - YOU CAN'T BRING ME DOWN [Official Music Video], diakses tanggal 2025-03-25
- ^ "IXIA Cerita tentang Betapa Menyebalkannya Diremehkan Lewat Lagu Vahara". kumparan. Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ Ayu, Putri (2022-11-29). "Konsep Video Klip Bersimbah Darah, Band IXIA Rilis Lagu 'Vahara'". Jakartashowbiz. Diakses tanggal 2025-03-25.
- ^ Team, Superlive Tech. "Jawab Kebosanan, Fin3duzt Rilis Single "Fiore"". superlive.id. Diakses tanggal 2025-03-25.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.









