Katafalk

Katafalk[1] atau bendosa[2] adalah sebuah tandu, kotak, atau anjungan serupa yang ditinggikan, sering kali dapat dipindahkan, yang digunakan untuk menopang peti jenazah, keranda, atau tubuh orang yang meninggal selama upacara pemakaman atau upacara peringatan Kristen .[3] Setelah Misa Requiem Katolik Roma, sebuah katafalk dapat digunakan untuk menggantikan jenazah pada saat pengampunan dosa atau digunakan selama Misa Orang Mati dan Hari Raya Arwah .[4]
Katafalk kepausan
Prosesi besar telah mengikuti upacara pemakaman Paus. Rumah tangga para kardinal membawa bendosa Paus Sixtus V pada tahun 1590. Katafalk yang dihiasi kain emas itu diikuti oleh "persaudaraan, ordo religius, mahasiswa seminari dan perguruan tinggi, anak yatim dan pengemis."[5] Pada tahun 1963, satu juta orang berjalan melewati makam Paus Yohanes XXIII yang dibawa dalam prosesi ke Basilika Santo Petrus di Roma.[6]
Dalam Liturgi Katolik, katafalk bisa berupa peti mati kosong atau bentuk kayu yang dibuat menyerupai peti mati yang ditutupi kain kafan hitam dan dikelilingi oleh enam lilin yang tidak diputihkan (oranye) (jika tersedia); ini adalah representasi simbolis dari orang yang meninggal atau monumen yang didirikan untuk mewakili orang beriman yang telah meninggal. Bila hadir, pendeta menyanyikan doa pengampunan bagi yang meninggal seolah-olah jasad turut hadir. Tubuh adalah Bait Roh Kudus dan harus diberikan penghormatan yang sebesar-besarnya, bahkan secara simbolis. Maka, katafalk adalah simbol pengharapan kepada Tuhan dan janji-Nya untuk membangkitkan tubuh kita dan tubuh orang-orang yang telah meninggal dalam kemuliaan, seperti Tubuh Bangkit Putra-Nya yang duduk di sebelah kanan-Nya.[ kutipan diperlukan ]
Referensi
- ^ "Katafalk". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
- ^ Stevens, Alan M. (2004). A comprehensive Indonesian-English Dictionary (dalam bahasa Inggris). PT Mizan Publika. ISBN 978-979-433-387-7.
- ^ Jobson, Christopher (2009). Looking Forward Looking Back: Customs and Traditions of the Australian Army. Big Sky Publishing. hlm. 71–. ISBN 978-0-98032516-4.
- ^ Empereur, James; Eduardo Fernández (12 October 2006). La Vida Sacra: Contemporary Hispanic Sacramental Theology. Rowman & Littlefield. hlm. 294–. ISBN 978-1-4616-3855-1.
- ^ Schraven, Minou (2014). Festive Funerals in Early Modern Italy: The Art and Culture of Conspicuous Commemoration. Ashgate Publishing. hlm. 203. ISBN 978-0-7546-6524-3.
- ^ "Millions of people pass by the catafalque bearing the body of Pope John XXIII in ...HD Stock Footage". YouTube. 2014-06-18. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-22. Diakses tanggal 2016-07-26.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.









