Koka
Artikel ini membahas mengenai narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Informasi mengenai zat dan obat-obatan terlarang hanya dimuat demi kepentingan ilmu pengetahuan. Kepemilikan dan pengedaran narkoba adalah tindakan melanggar hukum di berbagai negara. Baca: penyangkalan umum lihat pula: nasihat untuk orang tua. |
| Koka | |
|---|---|
Erythroxylum novogranatense, yang daunnya mengandung sekitar 0,7% kokain | |
| Sumber tanaman | |
| Bagian tanaman | Daun, buah |
| Asal geografis | Andes[1] |
| Bahan aktif | Kokain, benzoilekgonina, ekgonina, dll |
| Izin edar |
|
Koka mengacu pada salah satu dari empat tanaman budidaya dalam famili Erythroxylaceae, yang berasal dari Amerika Selatan bagian barat. Tanaman ini dikenal di seluruh dunia karena alkaloid psikoaktifnya yakni kokain.[2] Daunnya mengandung kokain, yang bertindak sebagai stimulan ringan ketika dikunyah atau dikonsumsi sebagai teh; penggunaan tradisional ini melibatkan penyerapan yang lebih lambat daripada kokain murni, dan tidak ada bukti kecanduan atau gejala putus obat dari konsumsi alami tersebut.
Koka tidak sama dengan cocoa yang juga di Amerika Selatan di mana dari itu cokelat dibuat.
Tanaman ini berbentuk semak duri hitam, dan tumbuh hingga mencapai tinggi 2–3 m (7–10 kaki). Cabangnya lurus, dan daunnya, berwarna hijau, tipis, gelap, oval, dan runcing di ujungnya. Daunnya juga memiliki karakteristik khusus yaitu dikelilingi dua garis melengkung membujur, satu garis di sisi lain daun, dan yang paling jelas di bawah daun.
Bunganya kecil, dan tersusun dalam kumpulan kecil di tangkai yang pendek; mahkotanya terdiri dari lima daun bunga kuning putih, kepala putik berbentuk hati, dan putiknya terdiri dari tiga karpel yang bersatu membentuk tiga ovarium. Bunganya berubah menjadi beri merah.
Daunnya kadang-kadang dimakan oleh larva ulat bulu Eloria noyesi. Bila dikunyah seperti mengunyah sirih, lama kelamaan menimbulkan sensasi segar.
Lihat pula
Catatan
Brasileira de Psiquiatria 28(4): 277 -->
Referensi
- ^ Drug Enforcement Administration (April 23, 2013). "Coca: History". Internet Archive. Diarsipkan dari asli tanggal October 25, 2014. Diakses tanggal February 16, 2015.
- ^ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "perlu nama artikel ". Encyclopædia Britannica (Edisi 11). Cambridge University Press. {{cite encyclopedia}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki paramater tidak diketahui s: |HIDE_PARAMETER15=, |HIDE_PARAMETER13=, |HIDE_PARAMETER14c=, |HIDE_PARAMETER14ab=, |HIDE_PARAMETER3=, |HIDE_PARAMETER1=, |HIDE_PARAMETER4=, |HIDE_PARAMETER2=, |HIDE_PARAMETER8=, |HIDE_PARAMETER14bb=, |HIDE_PARAMETER20=, |HIDE_PARAMETER5=, |separator=, |HIDE_PARAMETER14b=, |HIDE_PARAMETER14cb=, |HIDE_PARAMETER14a=, |HIDE_PARAMETER10=, |HIDE_PARAMETER9=, |HIDE_PARAMETER6=, |HIDE_PARAMETER7=, |HIDE_PARAMETER11=, and |HIDE_PARAMETER12=
Bacaan lanjutan
- Turner C. E., Elsohly M. A., Hanuš L., Elsohly H. N. Isolation of dihydrocuscohygrine from Peruvian coca leaves. Phytochemistry 20 (6), 1403-1405 (1981)
- "History of Coca. The Divine Plant of the Incas" by W. Golden Mortimer, M.D. 576 pp. And/Or Press San Francisco, 1974. This title has no ISBN.
Pranala luar
- Shared Responsibility Diarsipkan 2012-12-22 di Wayback Machine.
- Legalize Coca Leaves – and Break the Consensus
- OneWorld.net Analysis: Blurred Vision on Coca Eradication Diarsipkan 2007-11-26 di Wayback Machine.
- The Coca Museum Diarsipkan 2009-04-14 di Wayback Machine. (A private museum in La Paz, Bolivia)
- Coca - Cocaine website of the Transnational Institute (TNI)
- Coca, Cocaine and the International Conventions Transnational Institute
- Enaco S.A. Peruvian Enterprise of the Coca, Official Website
- Coca Yes, Cocaine No? Legal Options for the Coca Leaf Transnational Institute (TNI), Drugs & Conflict Debate Paper 13, May 2006
- Coca leaf news page – Alcohol and Drugs History Society
Foto
- 27 original photos on coca growing in La Convención valley, Cuzco Province, Peru
- Harvesting coca in Yungas de La Paz, Bolivia
- Drying coca in the Chapare, Bolivia
Video
- Democracy Now Interview with Bolivian President Evo Morales, in which he discusses the coca leaf Diarsipkan 2007-11-13 di Wayback Machine.
- Venezuelan President Hugo Chavez chews a coca leaf during a public TV broadcast and discuss its benefits Diarsipkan 2008-03-26 di Wayback Machine.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.









