Share to:

Koprofobia

Koprofobia
SpesialisasiPsikologi

Koprofobia adalah ketakutan atau keengganan untuk buang air besar atau keengganan terhadap feses.[1]

Pada manusia, feses dan buang air besar sudah menjadi budaya tabu.[2]

Coprophobia atau koprofobia, juga dikenal sebagai scatophophobia, adalah fobia spesifik yang penderitanya memanifestasikan ketakutan yang tidak rasional dan tidak dapat dibenarkan terhadap kotoran. Pasien dengan gangguan langka ini mengalami tingkat kecemasan yang tinggi saat menghadapi tinja. Dengan cara ini, mereka berusaha menghindari melihat atau melihat kotoran kapan pun mereka bisa.


Di dunia hewan, banyak hewan herbivora yang merumput termasuk sapi, domba, kuda, dan rusa menghindari kotoran saat makan. Primata juga lebih suka mencari makan jauh dari daerah yang terkontaminasi kotoran. Keengganan pada hewan ini diyakini sebagai strategi untuk menghindari infeksi.[3]

Coprophobia adalah fobia yang dapat disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor yang dapat dianggap berisiko.

Kecenderungan untuk menderita kecemasan, pengkondisian perwakilan, pengkondisian verbal, ciri-ciri kepribadian tertentu atau faktor risiko genetik membuat seseorang lebih berisiko mengembangkan gangguan fobia ini.

Perawatan terbaik untuk jenis fobia ini adalah terapi psikologis. Secara khusus, terapi perilaku kognitif telah terbukti sangat efektif dalam mengendalikan gejala dan mengembalikan subjek ke keadaan normal.

Terapi ini didasarkan pada paparan progresif terhadap rangsangan fobia. Perlahan-lahan, pasien mendekati (sepanjang sesi terapi) dan terbiasa dengan tinja dan belajar mengelola kecemasan dan ketidaknyamanan yang dia rasakan.

Referensi

  1. ^ Robert Jean Campbell (2009). Campbell's Psychiatric Dictionary. Oxford University Press. hlm. 375–. ISBN 978-0-19-534159-1.
  2. ^ D.L. Wingate, "Everything you wanted to know about constipation and incontinence but were afraid to ask." In: Constipation and Anorectal Insufficiency (FALK Symposium. 1995), 1997, ISBN 0792387279, p.4
  3. ^ Goldman, Jason G. "Why do humans hate poo so much?". www.bbc.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-03-30.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Prefix: a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Portal di Ensiklopedia Dunia

Kembali kehalaman sebelumnya