Share to:

Ladies First

Ladies First
Poster rilis resmi
SutradaraThea Sharrock
Produser
Skenario
Berdasarkan
Je Ne Suis Pas Un Homme Facile
oleh Éléonore Pourriat
Pemeran
Penata musikAtli Örvarsson
SinematograferHaris Zambarloukos
EditorMark Everson
Perusahaan
produksi
DistributorNetflix
Tanggal rilis
  • 22 Mei 2026 (2026-05-22)
Durasi93 menit[1]
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris

Ladies First adalah sebuah film komedi Amerika Serikat tahun 2026 yang disutradarai oleh Thea Sharrock. Film ini terinspirasi dari film Prancis tahun 2018 berjudul I Am Not an Easy Man karya Éléonore Pourriat. Film ini dibintangi oleh Sacha Baron Cohen, Rosamund Pike, Charles Dance, Emily Mortimer, Tom Davis, Richard E. Grant, dan Fiona Shaw. Ceritanya mengenai seorang chauvinis laki-laki Damien Sachs yang harus menghadapi diskriminasi jenis kelamin setelah sebuah kecelakaan membuatnya masuk ke dalam dunia masyarakat matriarkal.

Film ini dirilis di Netflix pada 22 Mei 2026 dan secara umum menerima ulasan negatif.

Plot

Damien Sachs, seorang eksekutif kaya raya sekaligus chauvinis di biro periklanan Atlas, bertemu dengan klien yang ingin agar perusahaannya membuatkan kampanye bir Guinness yang ditujukan bagi perempuan. Ketika klien menyatakan akan membatalkan kerja sama karena tidak ada perempuan di posisi penting Atlas, Damien berbohong dengan mengatakan bahwa seorang direktur kreatif perempuan baru saja dipromosikan. CEO Atlas, Fred, senang dengan manuver tersebut dan memberi tahu Damien bahwa ia sedang mempertimbangkannya sebagai pengganti setelah pensiun. Untuk menutupi kebohongannya, Damien meminta asistennya, Ruby, mencari karyawan perempuan yang bisa dipromosikan. Pilihan jatuh pada Alex Fox, seorang ibu tunggal pekerja keras yang telah bekerja 20 tahun, tetapi selalu diabaikan karena gendernya.

Pada rapat kreatif pertamanya, Alex diabaikan, sementara staf laki-laki yang dipimpin Damien justru mengajukan ide-ide seksis untuk kampanye Guinness. Seusai rapat, Alex tanpa sengaja mendengar ucapan Damien yang mengatakan bahwa alasan ia dipromosikan hanya untuk menciptakan kesan adanya perempuan dalam jajaran direksi. Merasa muak dengan sikap Damien yang meremehkannya, Alex mengundurkan diri. Saat Damien mengikuti Alex keluar untuk terus mencemoohnya, ia menabrak tiang dan pingsan. Ketika sadar, Damien mendapati dirinya berada di dunia yang sama sekali berbeda—sebuah dunia yang menganut budaya matriarki. Kembali ke Atlas, Damien melihat perubahan besar dalam perusahaannya: ia dan Alex bertukar peran, Ruby kini menjadi eksekutif, Fred berubah menjadi asisten penurut, Felicity yang dulu asistennya kini menjabat CEO, dan Glenda yang dulunya petugas kebersihan kini duduk di dewan direksi. Bahkan keluarganya, termasuk adiknya Sunny, juga mengalami perubahan.

Malam itu, sosok misterius bernama Manusia Burung Dara mendekati Damien. Ia berasal dari dunia Damien sembilan tahun sebelumnya, dan mengatakan bahwa untuk kembali ke dunia normal, Damien harus merebut kembali posisi puncak sebagai CEO Atlas. Keesokan harinya, Damien mencoba mendekati Felicity, tetapi langsung menyadari bahwa usahanya sia-sia. Dalam rapat kreatif, Damien diabaikan oleh Alex dan para direktur saat membahas ide seksis untuk Guinness yang ditujukan kepada laki-laki—persis sama seperti yang dulu Damien lakukan pada Alex.

Damien meminta nasihat kepada Sunny, yang mengatakan bahwa perempuan tidak akan menganggapnya serius jika tidak tertarik padanya. Damien pun melakukan perubahan drastis: membeli pakaian baru, mencukur bulu tubuh, dan mulai berdiet. Saat kembali ke kantor, Felicity tampak tertarik padanya dan mengundangnya ke pertemuan dengan CEO Guinness bersama Alex. Meski retorika seksis Alex sempat menyinggung CEO, ia kemudian mengajukan sebuah ide yang akhirnya disetujui. Malam itu, Felicity mengundang Damien ke rumahnya, menggoda sambil mengenakan jubah mandi. Damien menuruti permintaannya untuk menari dengan kostum koboi, namun Felicity tiba-tiba meninggal saat mencapai klimaks.

Dalam pemakaman Felicity, Fred memberi tahu Damien bahwa Glenda akan mengadakan pertemuan akhir pekan untuk memilih CEO baru, yang diperkirakan jatuh pada Alex. Damien berhasil masuk ke rumah pedesaan Glenda dan membuatnya terkesan dengan menyanyikan lagu Ginuwine berjudul "Pony" sambil bermain piano. Glenda lalu mengadakan rapat dengan para staf Atlas untuk membahas masa depan perusahaan. Damien menyampaikan gagasan tentang perlunya perubahan dalam perusahaan yang membuat Glenda terkesan, tetapi terhenti ketika Alex mendapat telepon dari anaknya, Charlie, yang mengalami gigi patah. Damien menawarkan bantuan dengan mengatur janji ke dokter gigi Sunny, sebagian dengan tujuan menyingkirkan Alex. Namun rencana itu gagal karena Alex meminta Damien menemaninya menemui Sunny. Dalam perjalanan, keduanya berdebat mengenai siapa yang pantas menjadi CEO, tetapi perlahan mulai saling menghargai. Setelah janji temu selesai, mereka kembali ke rumah Glenda dan akhirnya berhubungan intim. Keesokan paginya, Alex mencoba pergi diam-diam, seperti kebiasaan Damien sebelumnya. Tak lama kemudian, Alex mendapat kabar bahwa ia diangkat sebagai CEO Atlas. Damien yang frustrasi mengeluh bahwa dunia tidak adil terhadap laki-laki, dan Alex langsung memecatnya.

Atas dorongan Chris, suami Sunny, Damien menemui seorang pengacara yang mengatakan bahwa ia dapat menggugat pemecatan tersebut. Gugatan tersebut langsung berdampak pada Atlas, tetapi Damien menolak mengungkap bahwa ia dan Alex pernah berhubungan seks, sehingga kasus tidak berlanjut. Saat mengetahui hal tersebut, Alex menyadari perasaannya terhadap Damien dan bergegas menemuinya. Namun, ia mendapat kabar bahwa Damien telah diangkat sebagai CEO baru menggantikannya. Sesaat kemudian, Damien terjatuh dan kembali ke dunianya semula. Damien kembali ke Atlas sebagai pribadi yang sepenuhnya berubah. Dia bertekad memberikan lebih banyak kesempatan bagi perempuan dan menegur Fred atas perilakunya. Ia kemudian menemui Alex di rumahnya, meminta maaf atas perlakuannya, menawarkan gaji lebih baik, serta menyerahkan ruangan kantornya. Alex menerima, dan idenya untuk kampanye Guinness sukses besar sehingga membuatnya meraih beberapa penghargaan. Sementara itu, Manusia Burung Dara menceritakan kisah Damien kepada Fred, yang kini menjadi pria berikutnya yang terseret ke dunia yang dipimpin perempuan.

Pemeran

Produksi

Pengambilan gambar utama dimulai pada November 2024, yang sebagian besar dilakukan di Shepperton Studios di Surrey, Inggris. Produksi berlangsung hingga Januari 2025.[2] Lokasi pengambilan gambar lainnya termasuk kawasan keuangan London dan Hampstead.[3]

Atli Örvarsson ditunjuk untuk menyusun musik latar film ini.[4]

Perilisan

Ladies First dirilis di Netflix pada 22 Mei 2026.[5]

Penerimaan

Di situs web agregator pengulas Rotten Tomatoes, 26 dari 38 ulasan kritikus positif, dengan peringkat rata-rata 3.8/10.[6] Di situs Metacritic, yang menggunakan sistem penilaian rata-rata tertimbang, film ini mendapatkan skor 39 dari 100, berdasarkan sembilan kritikus, yang menunjukkan ulasan yang "secara umum buruk.".[7]

Benjamin Lee dari The Guardian memberikan penilaian 1/5 bintang, menggambarkan film ini sebagai "sebuah eksperimen gagasan yang sangat tidak lucu" dan "pemborosan deretan aktor papan atas yang sia-sia, yang semoga dibayar mahal untuk rasa malu karena karya ini tercatat di halaman IMDb mereka", serta merangkum film tersebut sebagai "tanpa malu-malu konyol [...] melelahkan dan tidak menyenangkan, dan pada akhirnya terasa terlalu serius hingga menjadi bahan tertawaan".[8] Robbie Collin dari The Daily Telegraph memberi nilai 2/5 bintang, menulis bahwa "alur cerita yang membosankan, dengan Baron Cohen dan Pike bersaing untuk sebuah promosi, terasa seperti potongan dari salah satu film Bridget Jones yang lebih lemah – meski difilmkan dengan gaya khas Netflix yang aneh, yang entah bagaimana terlihat sekaligus mahal dan murah."[9] Todd Gilchrist dari Variety menulis bahwa "bacaan paling menarik dari Ladies First adalah secara metateks, di mana tokoh paling terkenal Cohen, Borat yang ceria dan chauvinis, secara emosional 'dibedah' oleh karakter Pike yang penuh perhitungan dalam Gone Girl, Amy Dunne."[10]

Referensi

  1. ^ "Ladies First (15)" (dalam bahasa Inggris). British Board of Film Classification. 21 Mei 2026. Diakses tanggal 22 Mei 2026.
  2. ^ Daniels, Nia (18 November 2024). "Rosamund Pike, Sacha Baron Cohen film Ladies First in UK for Netflix". The Knowledge Online. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 November 2024. Diakses tanggal 23 November 2024.
  3. ^ Raffray, Nathalie (23 Desember 2024). "Netflix film Ladies First shot in Nassington Road, Hampstead". Ham & High. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Januari 2025. Diakses tanggal 15 Januari 2025.
  4. ^ Reporter, Film Music (17 Mei 2026). "Atli Örvarsson Scoring Thea Sharrock's 'Ladies First'". Film Music Reporter (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Mei 2026. Diakses tanggal 17 Mei 2026.
  5. ^ Grobar, Matt (7 Januari 2026). "Netflix's 2026 Film Slate: Dates For 'War Machine' & Other Titles, New Cast For Animated 'Swapped' Plus First-Look Pics For 'Enola Holmes 3,' More". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Januari 2026. Diakses tanggal 7 Januari 2026.
  6. ^ "Ladies First". Rotten Tomatoes. Fandango Media. Diakses tanggal 29 Mei 2026.
  7. ^ "Ladies First". Metacritic. Fandom, Inc. Diakses tanggal 22 Mei 2026.
  8. ^ Lee, Benjamin (22 Mei 2026). "Ladies First review – Sacha Baron Cohen and Rosamund Pike come last in one-joke Netflix comedy". The Guardian. Diakses tanggal 22 Mei 2026.
  9. ^ Collin, Robbie (22 Mei 2026). "What is Rosamund Pike doing in this stupid comedy?". The Daily Telegraph. Diakses tanggal 29 Mei 2026.
  10. ^ Gilchrist, Todd (22 Mei 2026). "'Ladies First' Review: Sacha Baron Cohen and Rosamund Pike Trade Places in a Dated Battle-of-the-Sexes Comedy". Variety (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 29 Mei 2026.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Prefix: a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Portal di Ensiklopedia Dunia

Kembali kehalaman sebelumnya