Lempeng Sunda
| Lempeng Sunda | |
|---|---|
| Jenis | Mikro |
| Pergerakan1 | Timur |
| Kecepatan1 | 11–14 mm/tahun |
| Wilayah | Asia Tenggara, Kalimantan, Jawa, Sumatra, Bali, Laut China Selatan |
| 1Relatif dengan Lempeng Afrika | |
Lempeng Sunda adalah sebuah lempeng tektonik mikro yang berlokasi di Asia Tenggara dan bagian dari Lempeng Eurasia. Lempeng Sunda mencakup Laut Tiongkok Selatan, Laut Andaman, bagian selatan dari Semenanjung Indochina bersama-sama dengan Malaysia dan pulau-pulau Kalimantan, Sumatra, Jawa, serta Sulawesi di Indonesia, dan juga barat daya kepulauan Filipina dan Palawan serta Kepulauan Sulu.
Lempeng Sunda berbatasan di timur dengan Sabuk Vulkanik Filipina, Zona Subduksi Laut Maluku, Lempeng Laut Maluku, Lempeng Laut Banda, dan Lempeng Timor; di selatan dan barat dengan Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Kepala Burung; dan di utara dengan Lempeng Burma, Lempeng Eurasia; dan Lempeng Yangtze. Batas-batas di bagian timur, selatan dan barat Lempeng Sunda rumit secara tektonik dan aktif secara seismik. Hanya batas bagian utara yang relatif stabil. Beberapa lempeng tektonik mikro tersebut, membuat aktivitas seismik di wilayah Indonesia Timur cenderung sangat tinggi.
Cakupan

Lempeng Sunda meliputi Laut Cina Selatan, Laut Andaman, Vietnam bagian selatan, Myanmar, Laos, dan Thailand, Malaysia, Singapura, Kamboja, Filipina bagian selatan, dan Bali, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, Sumatra, Jawa, dan sebagian Sulawesi di Indonesia.[1]
Lempeng Sunda di sebelah timur dibatasi oleh Sabuk Bergerak Filipina, Zona subduksi Laut Molucca, Lempeng Laut Molucca, Lempeng Laut Banda, dan Lempeng Timor; di selatan dan barat berbatasan dengan Lempeng Indo-Australia; dan di utara berbatasan dengan Lempeng Burma, Lempeng Eurasia; dan Lempeng Yangtze. Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Sunda di sepanjang Palung Sumatra dan Palung Jawa, di mana peristiwa tersebut sering menimbulkan gempa bumi dan tsunami.
Referensi
- ^ Nugroho, Hendro; Harris, Ron; Lestariya, Amin W.; Maruf, Bilal (December 2009). "Plate boundary reorganization in the active Banda Arc–continent collision: Insights from new GPS measurements". Tectonophysics. 479 (1–2): 52–65. doi:10.1016/j.tecto.2009.01.026. ISSN 0040-1951.
- Bird, P. (2003) An updated digital model of plate boundaries, Geochemistry Geophysics Geosystems, 4(3), 1027, doi:10.1029/2001GC000252. [1] Diarsipkan 2007-12-13 di Wayback Machine. also available as a PDF file (13 mb) [2] Diarsipkan 2003-08-06 di Wayback Machine.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.









