Share to:

Membangi


Nelayan sedang membangi ikan besar dari perahunya
Bangi

Membangi (jigging) adalah praktik memancing dengan bangi atau uncalan (jig), sejenis umpan pancing berbobot. Bangi terdiri dari pemberat logam berat (biasanya timah ) dengan kail ikan yang terpasang, biasanya tersembunyi di dalam umpan lunak atau hiasan seperti bulu. Bangi dimaksudkan untuk menciptakan gerakan "melompat" vertikal yang tersentak-sentak untuk menarik ikan, berbeda dengan umpan umum lainnya seperti umpan hampala (swimbait), umpan sendok (spoonbait), dan umpan putar (spinnerbait), yang bergerak di dalam air lebih atau kurang secara horizonta. Bangi sangat serba guna dan dapat digunakan di air asin maupun air tawar. Banyak spesies ikan perairan dalam tertarik pada umpan ini, yang membuatnya populer di kalangan pemancing selama bertahun-tahun.

Teknik membangi terutama melibatkan gerakan mengangkat joran pancing secara cepat, yang menyentak tali pancing untuk memberikan tarikan ke atas sementara pada umpan yang tenggelam. Ketika ikan sasaran terpikat untuk menelan umpan, pemancing kemudian memasang kail untuk menusuk dan menambatkan ikan di mulut. Karena bangi diberi pemberat, sering kali dibutuhkan mata kail yang lebih keras dari biasanya untuk mengatasi beban tambahan dan memberikan momentum yang cukup untuk menusukkan ujung kail ke mulut ikan. Cakram bangi (jigging gear) sering digunakan untuk memikat ikan yang bergerak lambat, paling umum pada saat musim pemijahan. Agar membangi berhasil, pembangi perlu menggunakan joran yang sensitif, yang mampu merasakan pukulan, dan harus tetap bersentuhan dengan umpan serta mengarahkannya ke tempat ikan berada. Kebanyakan ikan yang ditangkap dengan bangi berada di atau dekat dasar.

Keuntungan dan kelemahan

Mengonjen merupakan teknik berbiaya rendah dan hemat energi yang tidak selalu memerlukan umpan dan hasil tangkapannya dapat ditangkap hidup-hidup dan diangkut ke kapal penangkap ikan. Metode penangkapan ikan ini dapat diterapkan secara lokal maupun tingkat komersial.

Akan tetapi, teknik penangkapan ikan ini memerlukan banyak tenaga kerja dan waktu. Mengonjen juga memerlukan pengetahuan teknis mengenai suatu area untuk menentukan kapan dan dimana alat tersebut dapat digunakan, dan beberapa mesin onjen relatif mahal untuk dibeli oleh kebanyakan orang.[1]

Referensi

  1. ^ Ken Schultz (1999) Ken Schultz's Fishing Encyclopedia [www.FAO.com] Diarsipkan 2010-01-17 di Wayback Machine. Wiley. ISBN 978-0-02-862057-2


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Prefix: a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Portal di Ensiklopedia Dunia

Kembali kehalaman sebelumnya