Share to:

Operasi Citadel

Operasi Citadel
Bagian dari Pertempuran Kursk di Front Timur dalam Perang Dunia II

Infanteri Jerman melewati tank Soviet KV-1A yang hancur
Tanggal5–12 Juli 1943 (Sisi utara: 1 minggu)
5–17 Juli 1943 (Sisi selatan: 1 minggu 5 hari)
LokasiKursk, RSFSR Rusia, Uni Soviet
Hasil Kemenangan Soviet[a]
Perubahan
wilayah
Soviet menggagalkan penerobosan Jerman dan menimbulkan kerugian besar pada pasukan Jerman
Pihak terlibat
 Jerman Nazi  Uni Soviet
Tokoh dan pemimpin
Kekuatan
  • Operasi Citadel:
    • 780.900 personel[2]
    • 2.928 tank[2]
    • 9.966 meriam dan mortir[3]
  • Operasi Citadel:
    • 1.910.361 personel[2]
    • 5.128 tank[2]
    • 25.013 meriam dan mortir[3]
Korban
  • Operasi Citadel:[b]
    • 54.182 personel[4][c][1]
    • 323 tank dan meriam serbu hancur,[2]
    • Antara 600–1.612 tank dan meriam serbu rusak[5][6]
    • 159 pesawat[4][7]
    • ± 500 meriam[4]
  • Pertempuran Kursk:[d]
    • 45.444 tewas atau hilang dan 119.843 terluka (berdasarkan data medis militer Jerman)[8]
    • Total 165.287 personel
      • Perkiraan 760 tank dan meriam serbu hancur[e]
    • 681 pesawat (untuk periode 5–31 Juli)[9][f]
  • Operasi Citadel:[b]
  • Pertempuran Kursk:[d]
    • 254.470 tewas, hilang, atau ditawan
      608.833 terluka atau sakit[14][g]
    • Total 863.000 personel
    • 6.064 tank dan meriam serbu hancur atau rusak[14][h]
    • 1.626[12]–1.961 pesawat[4]
    • 5.244 meriam[12]

Operasi Citadel (Jerman: Unternehmen Zitadelle) adalah operasi ofensif Jerman pada bulan Juli 1943 terhadap pasukan Soviet di tonjolan Kursk (Kursk salient). Operasi ini diusulkan oleh Generalfeldmarschall Erich von Manstein selama Perang Dunia II di Front Timur dan menjadi awal dari Pertempuran Kursk. Operasi pertahanan terencana yang diterapkan pihak Soviet untuk menghalau ofensif Jerman ini disebut sebagai Operasi Pertahanan Strategis Kursk. Ofensif Jerman tersebut kemudian dibalas oleh dua serangan balik Soviet, yaitu Operasi Polkovodets Rumyantsev (Rusia: Полководец Румянцев) dan Operasi Kutuzov (Rusia: Кутузов). Bagi pihak Jerman, pertempuran ini merupakan ofensif strategis terakhir yang mampu mereka lancarkan di Front Timur. Ketika Invasi Sekutu ke Sisilia dimulai, Adolf Hitler terpaksa mengalihkan pasukan yang sedang menjalani pelatihan di Prancis untuk menghadapi ancaman Sekutu di Mediterania, alih-alih menggunakan mereka sebagai cadangan strategis di Front Timur.[15] Besarnya kerugian personel dan peralatan Jerman selama operasi ini—meskipun jauh lebih rendah daripada kerugian yang diderita pihak Soviet—memberikan inisiatif strategis kepada Tentara Merah untuk sisa perang selanjutnya.

Pihak Jerman berharap dapat melemahkan potensi ofensif Soviet untuk musim panas tahun 1943 dengan memutus jalur sejumlah besar pasukan yang mereka perkirakan berada di dalam tonjolan Kursk.[16] Tonjolan Kursk memiliki panjang 250 kilometer (160 mi) dari utara ke selatan dan 160 kilometer (99 mi) dari timur ke barat.[3] Rencana tersebut membayangkan sebuah pengepungan oleh sepasang gerakan menjepit (pincer movement) yang menerobos sayap utara dan selatan dari tonjolan tersebut.[17] Hitler percaya bahwa kemenangan di sini akan menegaskan kembali kekuatan Jerman dan meningkatkan prestisenya di mata para sekutunya, yang saat itu sedang mempertimbangkan untuk mundur dari perang.[18] Diharapkan pula bahwa sejumlah besar tawanan Soviet dapat ditangkap untuk digunakan sebagai pekerja paksa dalam industri persenjataan Jerman.[18]

Pemerintah Soviet telah mengetahui rencana Jerman tersebut terlebih dahulu, yang sebagian diperoleh dari dinas intelijen Inggris dan informasi intelijen yang dikirimkan oleh Jaringan mata-mata Lucy. Karena sudah mengetahui berbulan-bulan sebelumnya bahwa serangan akan menyasar bagian leher tonjolan Kursk, pihak Soviet membangun pertahanan mendalam (defence in depth) yang dirancang untuk menguras kekuatan ujung tombak lapis baja Jerman.[18] Sementara itu, pihak Jerman menunda ofensif tersebut sembari menyebarkan pasukan mereka dan menunggu senjata baru, terutama tank Panther baru serta penambahan jumlah tank Tiger.[19][15][20] Hal ini memberikan waktu bagi Tentara Merah untuk membangun serangkaian sabuk pertahanan yang mendalam. Persiapan pertahanan tersebut meliputi ladang ranjau, benteng pertahanan, zona tembakan artileri, dan titik-titik pertahanan anti-tank, yang membentang hingga kedalaman sekitar 300 km (190 mi).[2] Formasi bergerak Soviet dipindahkan ke luar wilayah tonjolan dan sebuah pasukan cadangan yang besar dibentuk untuk serangan balik strategis.[21]

Catatan

  1. ^ Menjelaskan kemenangan Soviet, sejarawan Antony Beevor menulis bahwa, "Angkatan darat Jerman telah menerima pukulan telak... Jerman tidak punya pilihan selain mundur ke garis Sungai Dnieper, dan mulai menarik sisa pasukan mereka dari pangkalan jembatan yang tersisa di Semenanjung Taman".[1]
  2. ^ a b Operasi Citadel merujuk pada ofensif Jerman dari tanggal 4 hingga 16 Juli, tetapi kerugian pihak Soviet dihitung untuk periode 5–23 Juli.
  3. ^ Rincian sebagaimana yang ditunjukkan dalam (Frieser 2007) adalah sebagai berikut: 9.063 tewas, 43.159 terluka, dan 1.960 hilang.
  4. ^ a b Keseluruhan Pertempuran Kursk merujuk pada periode ofensif Jerman (Operasi Citadel) dan serangan balik Soviet setelahnya, dari tanggal 4 Juli hingga 23 Agustus.
  5. ^ Jumlah pasti tidak diketahui; seluruh front timur Jerman kehilangan 1.331 tank dan meriam serbu selama bulan Juli dan Agustus, sehingga angka 760 merupakan sebuah perkiraan.Frieser 2007
  6. ^ Angka untuk periode 5–31 Juli, sebagaimana yang diberikan oleh staf logistik Luftwaffe (Generalquartiermeister der Luftwaffe).
  7. ^ Rincian sebagaimana yang ditunjukkan dalam (Krivosheev 1997) adalah sebagai berikut: Pertahanan Kursk: 177.847; Serangan balik Orel: 429.890; Serangan balik Belgorod: 255.566.
  8. ^ Rincian sebagaimana yang ditunjukkan dalam (Krivosheev 1997) adalah sebagai berikut: Pertahanan Kursk: 1.614; Serangan balik Orel: 2.586; Serangan balik Belgorod: 1.864.

Referensi

Sumber

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Prefix: a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Portal di Ensiklopedia Dunia

Kembali kehalaman sebelumnya