Plasmasfer
| Penemuan | |
|---|---|
| Ditemukan oleh | Ilmuwan NASA dan Soviet (ditemukan pada 1960-an) |
Plasmasfer adalah wilayah dalam magnetosfer Bumi yang dipenuhi oleh plasma dingin dan padat yang berasal dari ionosfer. Plasmasfer berada di sekitar khatulistiwa geomagnetik dan mengikuti rotasi Bumi. Wilayah ini biasanya membentang dari sekitar 1,5 hingga 6 kali radius Bumi dan berbentuk torus (donat) yang melingkari planet.[1]
Struktur dan komposisi
Plasmasfer terdiri dari plasma berenergi rendah dengan kepadatan tinggi, terutama terdiri atas:
- Elektron bebas
- Ion hidrogen (H⁺)
- Ion helium (He⁺)
- Ion oksigen (O⁺)
Kepadatan partikel di plasmasfer menurun secara eksponensial seiring bertambahnya jarak dari Bumi. Batas luar plasmasfer disebut plasmapause, yang merupakan daerah transisi dengan perubahan mendadak dalam kepadatan plasma.[2]
Pembentukan dan dinamika
Plasmasfer terbentuk dari partikel bermuatan yang naik dari ionosfer Bumi dan terperangkap oleh medan magnet. Plasma tersebut ikut berotasi bersama Bumi. Namun, selama badai geomagnetik, plasmasfer dapat terdistorsi atau terkelupas akibat gangguan medan magnet, menghasilkan ekor plasmasfer.[3]
Peran ilmiah
Plasmasfer memiliki pengaruh penting terhadap propagasi gelombang elektromagnetik, seperti gelombang radio dan whistler-mode waves, serta terhadap interaksi antara partikel bermuatan dan sabuk radiasi Van Allen. Pemahaman tentang plasmasfer membantu ilmuwan memahami cuaca antariksa dan dampaknya terhadap satelit.
Penemuan dan observasi
Plasmasfer pertama kali diidentifikasi pada 1960-an melalui pengamatan gelombang radio dari petir yang merambat di magnetosfer (whistler). Observasi modern dilakukan menggunakan satelit seperti:
Galeri
-
Plasmasfer (biru) berdasarkan pengamatan IMAGE
-
Gambar ini diambil dari animasi komputer yang menggambarkan perisai badai antariksa Bumi
Lihat pula
Referensi
- ^ "What is the plasmasphere?". NASA. NASA. Diakses tanggal 9 Juli 2025.
- ^ Carpenter, D. L. (1966). "Whistler studies of the plasmapause in the magnetosphere: 1. Temporal variations in the position of the knee and some evidence on plasma motions near the knee". Journal of Geophysical Research. 71 (3): 693–709. doi:10.1029/JZ071i003p00693.
- ^ Goldstein, J. (2006). "Plasmasphere response: Tutorial and review of recent imaging results". Space Science Reviews. 124: 203–216. doi:10.1007/s11214-006-9105-y.
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.









