Share to:

Thalaikoothal

Thalaikoothal adalah praktik tradisional pembunuhan terhadap orang lanjut usia (senisida) atau eutanasia tanpa persetujuan, yang dilakukan oleh anggota keluarga sendiri dan masih dijumpai di beberapa wilayah di bagian selatan negara bagian Tamil Nadu, India.

Metode

Biasanya, orang tersebut dimandikan dengan minyak secara menyeluruh pada pagi hari dan kemudian dipaksa meminum beberapa gelas air kelapa muda yang mengakibatkan gagal ginjal, demam tinggi, kejang, dan kematian dalam satu atau dua hari.[1][2] Teknik ini juga dapat melibatkan pijatan kepala dengan air dingin, yang mungkin menurunkan suhu tubuh cukup untuk menyebabkan gagal jantung. Metode alternatif meliputi pemaksaan minum susu sapi sambil menyumbat hidung sehingga menimbulkan kesulitan bernapas (disebut "terapi susu") atau penggunaan racun.[3]

Insiden

Meskipun thalaikoothal merupakan tindakan ilegal di India,[4] praktik ini sejak lama mendapat penerimaan sosial secara terselubung sebagai bentuk pembunuhan belas kasihan, dan jarang sekali ada yang melaporkannya kepada polisi.[5] Dalam beberapa kasus, keluarga memberi tahu kerabat mereka sebelum melakukan thalaikoothal,[6] dan kadang-kadang bahkan korban sendiri yang memintanya.[3] Namun, penerimaan sosial tersebut dapat menimbulkan penyalahgunaan yang lebih parah. Isu ini mencuat pada awal tahun 2010 ketika seorang pria berusia 80 tahun berhasil melarikan diri setelah mengetahui nasib yang telah direncanakan untuknya dan mendengar keluarganya membicarakan bagaimana mereka akan “membagi” tanah miliknya; ia kemudian mencari perlindungan di rumah salah satu kerabatnya.[5]

Penyelidikan mengungkap bahwa praktik ini “cukup meluas” di wilayah selatan Tamil Nadu.[4][5] Puluhan atau bahkan ratusan kasus terjadi setiap tahunnya.[3]

Respon

Pada tahun 2010, setelah adanya laporan investigatif di distrik Virudhunagar, pihak administrasi membentuk tim-tim petugas untuk memantau para warga lanjut usia.[5][6]

Dalam media

Referensi

  1. ^ "After thalaikoothal scare, 80-year-old fights back". Deccan Chronicle. 15 June 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 18 November 2010.
  2. ^ "Mother, shall I put you to sleep?". Tehelka. 7 (46). 20 November 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 8 September 2012. Diakses tanggal 28 November 2010.
  3. ^ a b c Magnier, Mark (15 January 2013). "In southern India, relatives sometimes quietly kill their elders". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 January 2013. Diakses tanggal 16 January 2013.
  4. ^ a b Suresh, V.; Vera-Sanso, Penny (20 March 2010). "No mercy killing, this". The Hindu. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 October 2020. Diakses tanggal 16 August 2020.
  5. ^ a b c d "'Mercy killing' in TN villages". Deccan Chronicle. 26 January 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 15 January 2016.
  6. ^ a b "Family murders of elders to be probed". Deccan Chronicle, Chennai. 2 February 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 6 February 2010.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Prefix: a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Portal di Ensiklopedia Dunia

Kembali kehalaman sebelumnya