Share to:

Howey Ou


Ou in 2021

Ou Hongyi (Chinese: 欧泓奕; pinyin: Ōu Hóngyì), yang juga dikenal dengan nama Inggris Howey Ou, adalah seorang aktivis lingkungan asal Tiongkok. Ia menjadi penggerak school strike for climate di Guilin, Tiongkok selatan, menyerukan tindakan lebih tegas untuk mengurangi emisi gas rumah kaca oleh Tiongkok dan menanggulangi perubahan iklim.[1]

Biografi

Aktivisme Ou Hongyi dimulai setelah berhasil meyakinkan kedua orang tuanya, yang sama-sama dosen universitas, untuk menerapkan gaya hidup yang dapat mengurangi jejak karbon mereka.[2] Pada akhir Mei 2019, ketika berusia 16 tahun, ia melakukan school strike for climate dengan membawa spanduk buatan sendiri selama beberapa hari di depan Balai Kota Guilin, menuntut tindakan lebih tegas terhadap perubahan iklim.[3] Greta Thunberg menyebutnya sebagai “pahlawan sejati”, tetapi pihak berwenang memintanya menghentikan aksi tersebut karena tidak memiliki izin resmi.[4] Akun WeChat miliknya juga diblokir.

Pada September 2019, Ou menginisiasi kampanye bertajuk Plant for Survival. Dengan uang saku yang dimilikinya, ia membeli pohon dan menanamnya di berbagai lokasi di Guilin. Namun, pihak sekolah melarangnya kembali bersekolah selama ia terus aktif dalam kegiatan aktivisme iklim.[5][6]

Pada 2019, kelompok aktivis muda Earth Uprising menominasikan Ou Hongyi untuk menghadiri UN Climate Action Summit di New York.[7]

Pada 2020, Tiongkok menyatakan komitmen untuk mencapai emisi nol bersih (net zero) pada tahun 2060, meskipun pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara tetap berlanjut.[8]

Ou Hongyi tetap menjalin komunikasi dengan aktivis lingkungan Zhao Jiaxin.[9] Pada September 2020, setelah Ou dan tiga aktivis lain ditahan akibat melakukan protes diam di depan Shanghai Exhibition Centre, Greta Thunberg memuji keberaniannya sebagai “sangat berani”.[10] Selama ini, Ou dan orang tuanya juga menerapkan pola hidup vegetarian.

Di Lausanne, Swiss, Ou memulai aksi mogok makan selama tiga hari di Palud Square pada 19 April 2021. Aksi ini merupakan protes terhadap kerusakan lingkungan dan sebagai tanggapan atas hukuman penjara 60 hari serta denda 1.200 franc Swiss yang dijatuhkan karena menentang perluasan penambangan batu kapur di Bukit Mormont oleh perusahaan semen Swiss-Prancis, LafargeHolcim.[11] Pada 2024, Mahkamah Agung Swiss membebaskan Ou, menyatakan bahwa ia tidak menghalangi tindakan polisi selama protes tersebut.

Referensi

  1. ^ Morresi, Elena (20 Juli 2020). "Howey Ou: China's first school climate striker – video profile". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 4 November 2025.
  2. ^ "Ignored and Ridiculed, She Wages a Lonesome Climate Crusade (Published 2020)" (dalam bahasa Inggris). 4 Desember 2020. Diakses tanggal 4 November 2025.
  3. ^ "Howey Ou is risking it all to put climate change on China's agenda". RFI (dalam bahasa Inggris). 20 Agustus 2020. Diakses tanggal 4 November 2025.
  4. ^ "Howey Ou: Darum bricht "Chinas Greta Thunberg" ihren Klimastreik ab". t-online (dalam bahasa Jerman). 13 Juni 2019. Diakses tanggal 4 November 2025.
  5. ^ Standaert, Michael (19 Juli 2020). "China's first climate striker warned: give it up or you can't go back to school". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 4 November 2025.
  6. ^ Hawkins, Amy; correspondent, Amy Hawkins Senior China (29 Juni 2023). "As Beijing swelters, activists hope the heat will prompt climate action". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 4 November 2025.
  7. ^ Standaert, Michael (18 September 2019). "China's young climate heroes fight apathy – and the party line". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 4 November 2025.
  8. ^ "n2:0013-0613 - Search Results". search.worldcat.org. Diakses tanggal 4 November 2025.
  9. ^ Ho, Sally. "18 Things to know about Howey Ou, China's only teenage climate striker". National Catholic Reporter (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 4 November 2025.
  10. ^ "Greta Thunberg criticises China after climate striker held over protest". South China Morning Post (dalam bahasa Inggris). 29 September 2020. Diakses tanggal 4 November 2025.
  11. ^ "Une zadiste chinoise entame une grève de la faim à Lausanne". 20 minutes (dalam bahasa Prancis). 19 April 2021. Diakses tanggal 4 November 2025.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Prefix: a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Portal di Ensiklopedia Dunia

Kembali kehalaman sebelumnya