Loa
| Loa | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Rosidae |
| Ordo: | Rosales |
| Famili: | Moraceae |
| Tribus: | Ficeae |
| Genus: | Ficus |
| Subgenus: | Ficus subg. Sycomorus |
| Spesies: | F. racemosa
|
| Nama binomial | |
| Ficus racemosa | |
| Sinonim | |
|
Ficus glomerata Roxb. | |
Loa (Ficus racemosa),[2] adalah spesies tumbuhan dari famili Moraceae.
Pemerian

Pohon loa dapat tumbuh hingga ketinggian kurang lebih 10 m. Tumbuhan ini memiliki getah berwarna putih. Daun loa berbentuk lonjong dengan ukuran 7,5–15 cm dengan tangkai daun memiliki panjang 2–7 cm. Bunganya seperti spesies Ficus pada umumnya, memiliki bunga Syconium. Bunga loa diserbuki oleh lebah atau tawon. Bunga muncul pada batang pohon. Buah loa yang sudah matang memiliki warna kulit merah muda dengan daging buah berwarna putih. biji berwarna cokelat dan berjumlah sangat banyak. Loa berasal dari Asia tropis dan Australia. Loa sering ditemukan tumbuh di tembok dan pinggiran sungai.
Di Indonesia, tumbuhan ini dipanggil dengan nama loa, lo, elo, dll. Dalam bahasa Sanskerta, loa dikenal dengan nama udumbara. Dalam bahasa Inggris, loa dikenal dengan nama cluster fig karena buahnya yang bergerombol di batang pohon.[3]
Kegunaan
Buah loa dapat dimakan. Buah loa yang masih mentah dapat dijadikan sayur. Buahnya yang sudah matang memiliki kulit berwarna merah muda. Rasanya manis agak hambar. Buahnya juga sering dijadikan tempat bertelur sejenis tawon.
Pohoh loa dianggap suci oleh umat Buddha.
Referensi
- ^ Botanic Gardens Conservation International (BGCI).; IUCN SSC Global Tree Specialist Group (2019). "Ficus racemosa". 2019: e.T145362959A145371147. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-2.RLTS.T145362959A145371147.en. ;
- ^ Soleha, Nur Hajijah; Putri, Irma Leilani Eka (2024). "Estimation of Above-Ground Carbon Stocks of Protected Forest Stands Sub DAS I Lubuk Peraku, Lubuk Kilangan District, Padang City / Estimasi Cadangan Karbon di Atas Tanah Tegakan Hutan Lindung Sub DAS I Lubuk Peraku, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang". MicroBio. 2 (1): 10. eISSN 3046-5885. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
- ^ "Ficus racemosa". European and Mediterranean Plant Protection Organization (EPPO). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-05-16. Diakses tanggal 1 December 2020.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.









