Yustinus Harjosusanto
Mgr. Yustinus Tarmono Harjosusanto, M.S.F. (lahir 5 September 1953) adalah Uskup Agung Samarinda. Ia ditahbiskan menjadi Imam pada tanggal 6 Januari 1982 dan terpilih menjadi Uskup Tanjung Selor pada tanggal 9 Januari 2002. Ia merupakan uskup pertama di Keuskupan Tanjung Selor sejak terbentuknya keuskupan ini yang merupakan pengembangan dari Keuskupan Agung Samarinda.[3] Pada tanggal 16 Februari 2015, Paus Fransiskus menunjuknya sebagai Uskup Agung Samarinda, menggantikan Mgr. Florentinus Sului Hajang Hau, M.S.F.[4] RiwayatTerlahir sebagai orang Jawa, Harjosusanto memulai karya pelayanan pastoralnya di Paroki Santo Petrus Purwosari, Surakarta.[butuh rujukan] Setelah itu ia ditunjuk sebagai sekretaris Keuskupan Agung Semarang.[butuh rujukan] Ketika umat Katolik di Kalimantan Utara semakin banyak dan meningkat, ia kemudian ditunjuk sebagai uskup Tanjung Selor yang pertama. Pada hari Rabu, 9 Januari 2002, Harjosusanto ditunjuk sebagai Uskup Tanjung Selor. Ia ditahbiskan menjadi Uskup pada hari Minggu, 14 April 2002 oleh Julius Kardinal Darmaatmadja, S.J., Uskup Agung Jakarta, bersama dengan Mgr. Hieronymus Herculanus Bumbun, Uskup Agung Pontianak dan Mgr. Florentinus Sului Hajang Hau, M.S.F., Uskup Agung Samarinda. Ia kemudian ditunjuk menjadi Uskup Agung Samarinda pada hari Selasa, 10 Februari 2015. Ia diinstalasi pada hari Sabtu, 16 Mei 2015.[5] Mgr. Harjosusanto menjadi Penahbis Utama, dengan didampingi oleh Mgr. Aloysius Sutrisnaatmaka, M.S.F., Uskup Palangkaraya, dan Mgr. Petrus Boddeng Timang, Uskup Banjarmasin dalam penahbisan Mgr. Paulinus Yan Olla, M.S.F. sebagai Uskup Tanjung Selor pada hari Sabtu, 5 Mei 2018. Referensi
Pranala luarWikimedia Commons memiliki media mengenai Yustinus Hardjosusanto.
|