Share to:

Jīvitindriya

Terjemahan dari
Jīvitindriya
Inggrislife faculty,
vitality
Palijīvitindriya
Sanskertajīvitindriya
Tionghoa命根
Myanmarဇီဝိတိန္ဒြိယ
Thaiชีวิตินทรีย์
(RTGS: chiwitinsi)
Vietnammạng quyền
Daftar Istilah Buddhis

Jīvitindriya (bahasa Pali dan Sanskerta) adalah istilah Buddhis yang diterjemahkan sebagai "indra kehidupan", "kemampuan kehidupan", "unsur kehidupan", "daya kehidupan", atau "vitalitas". Jīvitindriya diidentifikasi sebagai salah satu dari tujuh faktor mental universal (sabbacittasādhāraṇa-cetasika) dalam ajaran Abhidhamma Theravāda. Dalam konteks ini, jīvitindriya didefinisikan sebagai faktor-mental yang mempertahankan kehidupan citta (kesadaran/pikiran/batin) dan faktor mental lain yang menyertainya. Karakteristik dari jīvitindriya dikatakan sebagai "pengawasan tanpa henti" (ceaseless watching).[1][2]

Definisi

Theravāda

Bhikkhu Bodhi, dalam terjemahannya atas kitab Abhidhammatthasaṅgaha, menyatakan:

Ada dua macam indra-kehidupan, yaitu mental, yang menghidupkan keadaan-keadaan mental yang berasosiasi, dan fisik, yang menghidupkan fenomena-fenomena materi. Indra-kehidupan mental saja yang dimaksudkan sebagai sebuah cetasika. Ini memiliki karakteristik mempertahankan keadaan-keadaan mental yang berasosiasi dengannya, fungsinya membuat mereka terjadi, manifestasinya sebagai penetapan kehadiran mereka, dan sebab terdekatnya adalah keadaan-keadaan mental yang harus dipertahankan.[3]

Dalam terjemahannya atas kitab Abhidhammatthasaṅgaha, Ashin Kheminda menjelaskan bahwa jīvitindriya didefinisikan dalam empat batasan:[4]

  • Karakteristik: merawat dhamma-dhamma yang tidak terpisah dengan dirinya (attanā avinibhuttānaṃ dhammānaṃ anupālanalakkhaṇaṃ).
  • Fungsi: memastikan pergerakan dhamma-dhamma yang tidak terpisah dengan dirinya (pavattanarasa).
  • Manifestasi: penegakan dhamma-dhamma yang tidak terpisah dengan dirinya (ṭhapanapaccupaṭṭhāna).
  • Sebab-terdekat: dhamma yang harus dia topang (yāpayitabbadhammapadaṭṭhāna).

Lebih lanjut, dijelaskan:

Indra-kehidupan mental adalah faktor-mental yang menjaga dhamma-dhamma yang muncul bersamanya untuk tetap hidup. Dia disebut sebagai indra karena mempunyai kemampuan seperti seorang raja dalam mengendalikan semua dhamma-dhamma yang muncul bersamanya. Pengaruh faktor-mental ini terhadap keberlangsungan hidup dhamma-dhamma yang muncul bersamanya sangatlah dominan. Dengan karakteristiknya, dia merawat mereka walaupun harus dipahami bahwa perawatan yang dia lakukan hanya terjadi pada saat dhamma-dhamma tersebut eksis — bukan pada saat dhamma-dhamma tersebut telah lenyap. Dengan kata lain, dia menjaga supaya dhamma-dhamma yang muncul bersamanya bisa menyelesaikan tiga momen eksistensi, yaitu kemunculan, keberlangsungan, dan kelenyapan.

Kitab komentar memberikan perumpamaan indra-kehidupan seperti air yang merawat dan memastikan bunga-bunga teratai untuk tetap hidup. Bunga-bunga teratai adalah perumpamaan untuk dhamma-dhamma yang tidak terpisah dengan dirinya. Apabila tidak ada indra-kehidupan di dalam kesadaran, maka kesadaran dan faktor-faktor-mental tidak akan bisa hidup dan melangsungkan eksistensinya. Faktor-mental ini hadir di setiap jenis kesadaran, dan itulah mengapa dia disebut sebagai indra-kehidupan mental (nāma jīvitindriya) untuk membedakannya dengan pasangannya, yaitu indra-kehidupan materi (rūpa jīvitindriya)[4] ...

Mahāyāna

Dalam ajaran Buddha Mahāyāna, terdapat berbagai macam definisi untuk jīvitindriya. Kitab Dharmaskandhapādaśāstra (sebuah karya Abhidharma awal dari aliran Sarvāstivāda) mendefinisikan jīvitindriya sebagai: suatu indra (faculty) yang bertahan, berlanjut, mempertahankan, menghidupkan, dan mengoperasikan apa yang kita sebut sebagai makhluk hidup.[5]

Etimologi

Jīvitaṃ berarti "kehidupan", dan indriya berarti "indra pengendali" (controlling faculty).

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Gorkom (2010), hlm. 51 (pdf)
  2. ^ Gorkom (2010), Definisi jīvitindriya Diarsipkan 2013-05-05 di Archive.is
  3. ^ Bhikkhu Bodhi 2012, Kindle Locations 2222-2224.
  4. ^ a b Kheminda, Ashin (2019-09-01). Manual Abhidhamma: Bab 2 Faktor-Faktor-Mental. Yayasan Dhammavihari. hlm. 45–46. ISBN 978-623-94342-7-4. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ Soonil Hwang (2006), hlm. 80

Sumber

  • Bhikkhu Bodhi (2012), A Comprehensive Manual of Abhidhamma: The Abhidhammattha Sangaha (Vipassana Meditation and the Buddha's Teachings), Independent Publishers Group Kindle Edition
  • Nina van Gorkom (2010), Cetasikas, Zolag
  • Soonil Hwang (2006), Metaphor and Literalism in Buddhism: The Doctrinal History of Nirvana, Routledge

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Prefix: a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Portal di Ensiklopedia Dunia

Kembali kehalaman sebelumnya