Share to:

Bank Dagang Negara

PT Bank Dagang Negara (Persero)
Badan usaha milik negara publik
IndustriJasa keuangan
NasibDigabung
PendahuluNederlandsch Indische Escompto Maaatschappij (1857–1949)
Escompto Bank NV (1949–1960)
PenerusBank Mandiri
Didirikan11 April 1857
PendiriPemerintah Indonesia
Ditutup31 Juli 1999
Kantor
pusat
,
Wilayah operasi
 Indonesia
PemilikPemerintah Indonesia
Kantor bank ini di Batavia (dekade 1920-an)

PT Bank Dagang Negara (Persero) atau biasa disingkat menjadi BDN, adalah bekas badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang perbankan. Pada bulan Juli 1999, bank ini digabung dengan tiga bank milik pemerintah Indonesia lainnya untuk membentuk Bank Mandiri.

Sejarah

Bank ini memulai sejarahnya pada tahun 1857 di Batavia (Jakarta) dengan nama Nederlandsch Indische Escompto Maatschappij. Pada tahun 1949, nama bank ini diubah menjadi Escomptobank NV. Pada tahun 1960, Escomptobank dinasionalisasi[1] dan diubah namanya menjadi Bank Dagang Negara.[2] Bank ini difokuskan menyediakan pembiayaan untuk sektor industri dan pertambangan.[3] Pada tahun 1992, bank ini ditetapkan menjadi sebuah persero.[4] Pada bulan Juli 1999, bank ini digabung dengan Bank Bumi Daya, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia untuk membentuk Bank Mandiri.[5] Bekas kantor pusat bank ini pun pernah digunakan oleh Bank Syariah Indonesia sebagai kantor pusatnya, sebelum kemudian pindah ke The Tower Jakarta.

Referensi

  1. ^ "Peraturan Pemerintah nomor 13 tahun 1960" (PDF). Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Diakses tanggal 31 Januari 2023. 
  2. ^ "Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang nomor 13 tahun 1960" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 31 Januari 2023. 
  3. ^ Faradilla, Rinda (28 Oktober 2021). "Bank Dagang Negara: Pengertian dan Sejarahnya". ID Times. Diakses tanggal 11 Februari 2022. 
  4. ^ "Peraturan Pemerintah nomor 20 tahun 1992" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 31 Januari 2023. 
  5. ^ "Peraturan Pemerintah nomor 75 tahun 1998" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 28 Januari 2023. 
Kembali kehalaman sebelumnya